Seorang Kades di Brebes Jadi Tersangka Penganiayaan Anak

Imam Suripto - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 16:56 WIB
Hand of prisoner grabbed the metal  fence in black and white
Ilustrasi. Foto: Thinkstock
Brebes -

Polisi menetapkan Kepala Desa (Kades) Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Enggin, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Sementara, pihak korban meminta agar tersangka segera ditahan atas kasus tersebut.

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Triagung Suryomicho mengatakan, berkas kasus tersebut sudah lengkap atau P21 dan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

"Prosesnya tetap jalan dan (kades) statusnya sekarang jadi tersangka. Berkasnya sudah lengkap dan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan," kata Triagung di kantornya, Jumat (10/7/2020).

Meski berstatus tersangka, polisi tidak melakukan penahanan terhadap Enggin. Selain ancaman hukuman di bawah 5 tahun, ujar Triagung, Enggin juga dinilai kooperatif.

"Yang bersangkutan memang tidak kami tahan, karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun," jelasnya.

Terpisah, salah satu pengacara korban, Bambang Riyanto, menyambut baik terkait penetapan Kades Luwunggede sebagai tersangka. Dia meminta agar segera dilakukan penahanan terhadap Enggin.

"Kami mewakili pihak korban meminta agar Kades Luwunggede segera ditahan," pinta Bambang saat ditemui di kantor Desa Luwunggede.

Terpisah, Kades Luwunggede, Enggin saat diwawancara menegaskan akan mengikuti dan menghormati proses hukum yang berjalan.

"Sebagai warga yang baik kami hormati proses hukum," ujarnya saat dihubungi via telepon.

Diberitakan sebelumnya, Kades Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Brebes bernama Enggin dilaporkan ke polisi karena dituding menganiaya seorang anak di bawah umur. Kejadian ini disebut dipicu saat korban bermain es batu dan mengenai kepala anak kades.

Pelaporan didampingi oleh kuasa hukum, Muhamad Fayyadh. Mereka mendatangi Polres Brebes dan diterima oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak, Ipda Puji Haryati.

"Kedatangan kami ke sini untuk melaporkan Kades (Luwunggede) atas tindakan penganiayaan terhadap anak 14 tahun," terang Fayyadh, Kamis (9/4) lalu.

Selanjutnya
Halaman
1 2