Seorang Kades di Brebes Jadi Tersangka Penganiayaan Anak

Imam Suripto - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 16:56 WIB
Hand of prisoner grabbed the metal  fence in black and white
Ilustrasi. Foto: Thinkstock

Fayyadh menjelaskan, peristiwa penganiayaan terhadap bocah berinisial T terjadi pada 3 April lalu di hadapan orang tuanya. Korban sempat dipukul beberapa kali di bagian kepalanya.

"Penganiayaan ini terjadi di rumah korban dan dilakukan di depan mata kedua orang tua. Dia mengaku tiga kali dipukul di kepala," ungkap Fayyadh.

Dia membeberkan, penganiayaan ini bermula saat korban bersama teman-temannya bermain lempar-lemparan es batu pada 2 April kemarin sekitar pukul 19.00 WIB. Tanpa disengaja, es batu yang dipegang T mengenai kepala anak Pak Kades.

"Karena terkena lemparan ini, anak kades menangis. Teman-temannya yang main-main es ini pun bubar. Termasuk anak kades ini pulang sambil terus menangis," bebernya.

Tidak lama, Enggin datang ke rumah korban bersama istri dan anaknya. Saat keluarga kades ini datang, korban tengah berkumpul dengan keluarganya.

"Tiba tiba, kades nanya, mana anaknya? Langsung ditampar di depan orang tuanya tiga kali. Kades ini juga ngomong kalau bukan anaknya D, kamu sudah saya bunuh," ujarnya.

Ibu korban sempat menangis menyaksikan anak bungsunya ditampar. Akibat kejadian ini, tambah dia, kepala korban mengalami memar dan bengkak di kepalanya. Tidak lama, orang tua membawa korban ke Puskesmas Kersana untuk diperiksa dan diobati.

Kades Luwunggede, Enggin saat dimintai konfirmasi mengatakan dirinya hanya menampar dua kali. Tindakan ini dipicu karena kasihan melihat anaknya terluka akibat ulah korban.

Halaman

(rih/ams)