Pansus: Ada Salah Administrasi Pengadaan Kalender Rp 2,1 M di Banjarnegara

Uje Hartono - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 18:28 WIB
Ketua Pansus promosi kesehatan tentang pengadaan kalender DPRD Banjarnegara, Istianatun Minalloh, Senin (6/7/2020).
Foto: Ketua Pansus promosi kesehatan tentang pengadaan kalender DPRD Banjarnegara, Istianatun Minalloh, Senin (6/7/2020). (Uje Hartono/detikcom)

Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara dr Ahmad Setiawan menyampaikan anggaran pengadaan kalender tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik, bukan dana APBD.

"Proses pengadaan, Puskesmas yang melaksanakan. Saya serahkan proses perbedaan pendapat silahkan. Saya bilang bahwa proses ini DAK non fisik bukan APBD. Dan ini draft awal, sehingga ketika ada (anggaran) geser-geser itu, digunakan untuk COVID-19, COVID-19 kan tidak semuanya," tuturnya, Jumat (5/6).

Ia menyampaikan, sasaran penerima kalender adalah setiap rumah tangga yang ada di Banjarnegara. Media promosi ini dinilai lebih bisa dilihat masyarakat dibanding poster, leaflet dan lainnya.

"Aku tidak bisa ngomong ini kalender kenapa, supaya yang bisa dilihat masyarakat apa? Poster tidak pernah ditempel, dulu pernah membuat, juga leaflet. Tujuannya nomor-nomor penting dan pelayanan kesehatan tiap Puskesmas," jelasnya.


(sip/ams)