Meninggal Mendadak di ATM, Eks Ketua Demokrat Kudus Punya Sakit Jantung

Dian Utoro Aji - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 17:57 WIB
Warga di kompleks perkantoran Mejobo, Kudus dihebohkan dengan seorang pria yang meninggal mendadak di area ATM.
Mantan Ketua Demokrat Kudus meninggal mendadak di depan pintu ATM. (Foto: Dok BPBD Kudus)
Kudus -

Mantan Ketua DPC Demokrat Kudus periode 2004-2010, Ngatmin Ali Manda meninggal dunia mendadak saat berada di pintu masuk ATM. Polisi mengungkap Ngatmin yang sekarang menjadi penasihat di Partai Demokrat memiliki riwayat sakit jantung.

"Mungkinkan jantung. Karena jenazahnya tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Riwayat jenazah dari informasi keluarga punya riwayat jantung. Jenazah saat ini sudah diserahkan keluarga. Keluarga sudah menyadari dan menerimanya," Kata Kapolsek Kota, Kudus, AKP Naim, saat dihubungi detikcom, Jumat (3/7/2020).

Naim menjelaskan, bahwa saat evakuasi almarhum petugas sempat mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Ini sebagai bentuk antisipasi saja. Sebab saat ini tengah pandemi virus Corona atau COVID-19.

"Pemakaian APD lengkap ini sebagai antisipasi saja. Karena petugas saat ini kan siapa tahu almarhum terkonfirmasi (positif Corona). Karena tidak ada yang tahu. Itu sebagai antisipasi saja," kata Naim.

Diwawancara terpisah, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Kudus Mardiyanto mengungkap Ngatmin meninggal dunia karena penyakit jantung yang diderita. Menurutnya, almarhum sudah sering keluar masuk rumah sakit untuk penyembuhan sakit jantungnya.

"Oya, maksudnya APD antisipasi saja, kebetulan beliau riwayat jantung. Punya gula darah tinggi agak tinggi. Beliau karena baru keluar dari rumah sakit. Itu karena jantung. Jadi sebelumnya beliau sudah sering bolak balik ke rumah sakit. Karena punya riwayat penyakit dalam," kata Mardiyanto saat dihubungi detikcom, Jumat sore ini.

Mardiyanto mengatakan, jenazah Ngatmin dimakamkan di kediaman di Kelurahan Mlati Kidul Kecamatan Kota Kudus. Prosesi pemakaman menurutnya dilakukan seperti biasa.

"Di kuburan kembar sebelah SMA 1 Kudus (pemakaman desa setempat)," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2