Terciduk Razia Masker di Klaten, 67 Orang Kena 'Setrap'

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 15:26 WIB
Razia warga tak bermasker di Klaten, Rabu (1/7/2020)
Foto: Razia warga tak bermasker di Klaten, Rabu (1/7/2020) (Achmad Syauqi/detikcom)

Terpisah, Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19 Kabupaten Klaten Sri Mulyani senang kesadaran masyarakatnya untuk bermasker cukup baik. Hal itu dia simpulkan setelah memantau langsung di titik razia di Bramen.

"Di Bramen dalam 1,5 jam yang merupakan jalan ramai bisa didapat sekitar 30-an. Artinya kesadaran sudah baik, termasuk yang di Pedan," kata Mulyani.

Mulyani menyebut sanksi penyitaan e-KTP diberlakukan tak hanya untuk warga Klaten tapi juga luar Klaten. Untuk sanksi menyapu jalan memang belum diterapkan karena mayoritas warga membawa e-KTP.

"Untuk sanksi nyapu tidak ada. Sebab yang terjaring sudah membawa e-KTP semua," lanjut Mulyani.

Salah seorang pelanggar, Rosyid mengaku terjaring karena lupa tidak membawa masker. Dia pun memilih membeli masker ke pedagang yang terdekat di lokasi.

"Saya tidak bawa karena lupa mau ke terminal. e-KTP saya tinggal lalu saya beli ke toko jalan kaki akhirnya dapat masker," jelas Rosyid pada detikcom.

Halaman

(ams/sip)