Round-Up

Muslihat Karyawati Bank di Kota Tegal Gelapkan Rp 6 M Dana Nasabah

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 08:42 WIB
Karyawati bank di Kota Tegal gelapkan uang nasabah hingga miliaran, Selasa (9/6/2020).
Foto: Karyawati bank di Kota Tegal gelapkan uang nasabah hingga miliaran, Selasa (9/6/2020). (Imam Suripto/detikcom)
Setelah uangnya masuk, tidak semua uang disetorkan ke bank. Pertama uang masuk sebesar Rp 1,6 miliar dari korban bernama Virgin Christina Stefani Sanjaya alias Liem Khe Oh (54). Uang dari korban ini tidak disetorkan semua ke pihak bank, melainkan hanya sebagian kecil.

"Yang disetorkan hanya Rp 300 juta dan Rp 1,3 miliar sisanya disalahgunakan pelaku. Untuk membuat korban percaya, pelaku membuat beberapa lembar bilyet deposito palsu dan diserahkan ke korban," tambahnya.

Korban Virgin baru mengetahui dirinya ditipu saat depositonya masuk jatuh tempo. Pemilik dana berniat menarik uang deposito, namun jumlahnya tidak sesuai saat diserahkan ke pelaku.

"Dari setoran Rp 1,6 miliar hanya ada Rp 300 juta. Sementara bilyet deposito sebesar Rp 1,3 miliar milik korban ternyata palsu," imbuhnya.

Merasa ditipu, Virgin melaporkan kasus ini ke Polresta Tegal. Setelah laporan Virgin, muncul laporan laporan lain dari orang yang menjadi korban. Mereka masing masing Yuniar Purnama Dewi dengan kerugian Rp 1.400.000.000, Ani Setyowati Tjoa dengan kerugian Rp 1.000.000.000 dan Mubyarama Putra Indano dengan kerugian Rp 370.000.000.

Dari laporan tersebut polisi akhirnya menangkap pelaku di rumahnya. Sejumlah barang bukti berupa beberapa lembar bilyet diamankan polisi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis. Yakni 372, 379 dan 263 KUHP.

"Ancaman hukuman bervariasi, 372 dan 378 empat tahun. Pemalsuan surat pasal 263 ancaman enam tahun penjara," pungkas Bambang.

Halaman

(mbr/mbr)