Pandemi Corona

Buntut Curhat Warga, Potongan Dana Bansos di Klaten Akhirnya Dikembalikan

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 12:12 WIB
Kantor Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Klaten
Foto: Kantor Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Klaten. (Achmad Syauqi/detikcom)
Pemotongan oleh ketua RT itu pada poin ke-3 disebut dilakukan oleh ketua RT karena tidak mengerti dan memahami jika BST dan BLT tidak boleh dipotong. Oleh karena itu dana dikembalikan dengan penuh kesadaran.

Selain ditandatangani 14 ketua RT, surat berita acara tersebut ditandatangani Kades Carikan, Katiyono. Pertemuan di balai desa untuk pembuatan berita acara tersebut selesai Minggu (7/6) pukul 22.30 WIB dihadiri perangkat desa, ketua RT dan Babinsa/Bhabinkamtibmas.

Sebelumnya diberitakan sejumlah warga di Desa Carikan, Kecamatan Juwiring , Klaten mengeluh bantuan Bansos terdampak virus Corona atau COVID-19 disunat hingga Rp 500 ribu. Alasan pemotongan untuk dibagi rata ke para tetangga di satu RT.

Bansos yang dipotong itu berupa bantuan sosial tunai (BST) maupun bantuan langsung tunai yang berasal dari Dana Desa. Besaran pemotongan ada yang Rp 300-500 ribu.

"Saya terima BST tahap I dari pemerintah Rp 600 ribu, dikumpulkan di RT dan dibagi untuk pemerataan tinggal menerima Rp 150 ribu. RT lain malah tinggal menerima Rp 100 ribu per orang," kata salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya kepada wartawan, Minggu (7/6).

Halaman

(mbr/sip)