Ternyata, Ini Dia Motif Pengirim WA Ancaman ke Nakes Corona Sragen

Andika Tarmy - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 19:30 WIB
SAN ANSELMO, CALIFORNIA - MAY 14: The WhatsApp messaging app is displayed on an Apple iPhone on May 14, 2019 in San Anselmo, California. Facebook owned messaging app WhatsApp announced a cybersecurity breach that makes users vulnerable to malicious spyware installation iPhone and Android smartphones. WhatsApp is encouraging its 1.5 billion users to update the app as soon as possible.  (Photo Illustration by Justin Sullivan/Getty Images)
Ilustrasi. Foto: Justin Sullivan/Getty Images

Raphael menyebut, antara pelaku dan korban belum pernah bertemu sebelumnya. Pelaku sendiri diakuinya cukup kooperatif dan menuruti permintaan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

"Jadi hasil penyelidikan mengarah ke pelaku. Kita sampaikan ke dia, dia mau datang ke polres. Jadi tidak ada upaya paksa," terang Raphael.

Diberitakan sebelumnya, seorang petugas medis perempuan di Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dikabarkan mendapatkan intimidasi saat melakukan pelayanan terhadap salah satu pasien terkonfirmasi virus Corona di wilayah tersebut. Pelaku melakukan intimidasi dengan kata-kata bernada ancaman yang dikirim melalui pesan singkat WA kepada petugas medis tersebut.

Berdasarkan screenshot percakapan yang diterima detikcom, WA bernada ancaman tersebut dikirimkan Jumat (29/5) pagi. Dalam pesannya, pelaku mengaku dizalimi dan mengancam akan melakukan pembalasan.

Halaman

(sip/rih)