Bupati: Jangan Tolak Mahasiswa Masuk Sleman Saat Pandemi Corona

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 12:53 WIB
Poster
(Foto: Edi Wahyono)
Sleman -

Bupati Sleman Sri Purnomo menyebut mahasiswa adalah bagian dari keluarga masyarakat Sleman. Untuk itu dia meminta agar jangan sampai ada penolakan terhadap mahasiswa yang datang ke Sleman. Apalagi mahasiswa itu telah menjalani rapid test dengan hasil non-reaktif.

"Maka jangan sampai terjadi penolakan. Dengan syarat mahasiswa itu sudah menjalani rapid test dengan hasil non-reaktif," ujar Sri, Senin (1/6/2020).

Sri menyadari bahwa di Sleman banyak terdapat perguruan tinggi. Dia mengatakan bahwa sudah berkoordinasi dengan perguruan tinggi agar mahasiswa yang datang dapat dapat terjamin bebas dari corona.

"Mahasiswa baru melakukan RDT dengan batas waktu satu minggu sebelum masuk Sleman," katanya.

"Kita beri kemudahan, tapi tidak nggampangke (menyepelekan). Artinya mereka kembali dengan nyaman tapi protap kesehatan juga tetap dilaksanakan," imbuhnya.

Dia meminta kepada pemilik kos agar menyiapkan segala sesuatunya. "Masyarakat khususnya Depok, Ngaglik, Mlati, Gamping, Kalasan, yang mayoritas itu ada kos-kosan mahasiswa harus disiapkan betul," ucapnya.

Simak video 'Ikatan Dokter Anak Sarankan Sekolah Ditutup Sampai Desember 2020':


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2