Tradisi Lomban Syawalan di Jepara Digelar Tanpa Pengunjung Tahun Ini

Dian Utoro Aji - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 12:13 WIB
Pesta Lomban melarung kepala kerbau di Jepara, Rabu (12/6/2019).
Perayaan Lomban pada tahun 2019. (Foto: dok detikcom)
Jepara -

Tradisi Lomban di Jepara, Jateng, akan digelar secara sederhana. Bahkan acara yang rutin Syawalan atau setiap sepekan setelah hari raya Idul Fitri itu akan digelar tanpa pengunjung.

"Pelaksanaan Lomban ada tetap, hanya upacaranya saja (larung kepala kerbau) dan memang skalanya memang lebih sangat disederhanakan," kata Kabid Komunikasi pada Dinas Kominfo Kabupaten Jepara, Arif Darmawan saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (29/5/2020).

Tradisi Lomban sendiri menjadi tradisi masyarakat Jepara yang dilaksanakan sepekan setelah lebaran Idul Fitri. Acara itu digelar di Kelurahan Ujungbatu. Biasanya masyarakat hingga Pemkab Jepara ikut ambil bagian untuk memeriahkan acara itu.

Namun tahun ini berbeda. Di tengah pandemi Corona, pelaksanaan Lomban hanya diselenggarakan di tingkat kelurahan. Pemda tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. "Pelaksananya bukan Pemda, melainkan kelurahan dan nelayan di sana. Forkompinda juga rencananya tidak hadir pada acara itu," ujarnya.

Tidak hanya itu, sejumlah peserta hingga pengunjung juga akan dibatasi. Tidak ada pengunjung saat pelaksanaan tradisi nantinya.

"Peserta sangat terbatas. Prosesinya sederhana. Tidak ada pengunjung. Kita istilahnya, netepi (sekedar menjalankan) itu prosesinya (larung kepala kerbau ke laut) itu. Pemda tidak terlibat perayaan itu," terangnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2