Pentas Live Streaming, Dalang Boyolali Galang Donasi Pandemi COVID-19

Ragil Ajiyanto - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 03:02 WIB
Tangkapan layar pentas wayang climen Boyolali secara live streaming. Rabu (13/5/2020).
Tangkapan layar pentas wayang climen Boyolali secara live streaming. Rabu (13/5/2020). (Foto: Istimewa)

Pentas kedua pada 26 April 2020, mendapatkan donasi Rp 11,5 juta. Sehingga total Rp 24 juta. Kemudian tambah lagi Rp 15 juta, sehingga hingga kini donasi sudah terkumpul sekitar Rp 39 juta. Donasi itu juga sudah langsung dibelanjakan sembako untuk membantu warga yang terdampak COVID-19.

"Pentas pertama itu sudah dibelanjakan semuanya dibelikan sembako. Kita bagikan yang pertama itu ke yatim piatu di berbagai wilayah, di dekatnya teman-teman komunitas. Di wilayah saya juga. Sampai habis uangnya," beber dia.

"Yang kedua (dibagikan) ke seniman. Ke tim saya, kru saya, jumlahnya 45 orang, sinden, niyaga (pengrawit/penabuh gamelan), sound system, dan lainnya sudah tercukupi dan bisa melebar ke teman-teman dalang, seniman lainnya. Bentuknya sembako semua," imbuh Wartoyo.

Wartoyo merencanakan lagi untuk pentas peduli COVID-19 yang ketiga kalinya. Rencananya digelar Kamis (14/5) malam dengan konsep yang sama. Namun, kata dia, pentas ketiga itu tak hanya diiringi dua pengrawit saja. Tetapi juga menghadirkan dua sinden agar penampilan wayang semakin menarik.

"Yang ini (ketiga) rencananya (bantuan) ke anggota Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia) Boyolali, jumlahnya sekitar 57 orang. Juga teman-teman dalang di daerah lain yang membutuhkan, di Klaten, Wonogiri, Bantul yang kena dampak (COVID-19) ini. Yang jauh ada yang kita transfer Rp 200.000, Rp 150.000. Terus nanti juga ke seniman-seniman lainnya, rencananya ke sinden, penyanyi," kata Wartoyo.

Dia mengungkapkan kondisi seniman di masa pandemi Corona saat ini terbilang susah, karena sepinya tanggapan. Terlebih banyak seniman yang tidak memiliki pekerjaan sambilan.

"Banyak teman-teman seniman yang saat ini sangat-sangat membutuhkan. Ini banyak WA ke saya, yang intinya butuh bantuan. Alhamdulillah kita kondisikan, alhamdulillah kita siap. Harapan kami, sedikit bantuan ini bisa meringankan beban teman-teman seniman yang saat ini sangat-sangat kena dampak COVID-19. Saya bisa merasakan, kaya ngapa rasane lah. Kalau ra duwe dhuwit, ra duwe dhuwit tenan, arep mangan kerepotan (seperti apa rasanya. Kalau sedang tak ada uang, benar-benar tak ada uang, kerepotan untuk makan)," pungkasnya.

Selain mengumpulkan dana dari masyarakat, dalam pentas climen itu Wartoyo juga melakukan undian berhadiah wayang dan lelang wayang.


(rih/ams)