Masa Pandemi Corona, MUI DIY Anjurkan Umat Islam Salat Id di Rumah

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 16:57 WIB
Petikan Taushiyah MUI DIY terkait wabah COVID-19
Foto: Tangkapan layar petikan Taushiyah MUI DIY terkait wabah COVID-19 (Pradito/detikcom)

Pertama:
Ketentuan Umum
Dalam taushiyah ini yang dimaksud dengan COVID-19 adalah coronavirus desease, sebuah penyakit menular yang disebabkan oleh Corona virus yang ditemukan pada tahun 2019.

Kedua:
Ketentuan Hukum
1. Setiap orang wajib melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang dapat menyebabkan terpapar penyakit. karena hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama.
2. Pada kondisi darurat seperti sekarang ini. shalat Jumat dapat diganti dengan shalat zuhur di rumah masing-masing. karena shalat jumat merupakan ibadah wajib. yang melibatkan banyak orang sehingga berpeluang terjadinya penularan
secara massal.

Demikian juga agar tidak melakukan aktifitas ibadah sunnah yang membuka peluang terjadinya penularan. Seperti halnya jamaah salat lima waktu/rawatib, salat Tarawih, salat Id, solat Idul Adha dan salat Istisqo yang diselenggarakan di tempat umum serta menghadiri pengajian umum dan tablig akbar.

Ketiga:
Rekomendasi
1. Pemerintah wajib melakukan pembatasan super ketat terhadap keluar-masuknya orang dan barang ke dan dari Indonesia kecuali petugas medis dan barang kebutuhan pokok serta keperluan emergency.
2. Pemerintah juga memperketat perlakuan 'social distancing' di tempat ibadah non Islam. mall, cafe dan kerumunan kelompok orang lainnya.
3. Takmir Masjid dalam mengambil kebijakan dalam meniadakan sholat jumat atau sholat jamaah lainnya hendaknya berpedoman kepada SK Gubernur dan Fatwa MUI pusat raupun taushiyah MUI DIY dan mensosialisasikan kepada jamaah dengan baik.

Halaman

(ams/sip)