Masa Pandemi Corona, MUI DIY Anjurkan Umat Islam Salat Id di Rumah

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 16:57 WIB
Petikan Taushiyah MUI DIY terkait wabah COVID-19
Foto: Tangkapan layar petikan Taushiyah MUI DIY terkait wabah COVID-19 (Pradito/detikcom)
Yogyakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan Salat Id di rumah masing-masing saat masa pandemi virus Corona atau COVID-19. Anjuran itu secara resmi akan keluar menjelang hari H Idul Fitri 1441 Hijriyah.

"Insyaallah (mengeluarkan imbauan salat id di rumah) ya," kata Ketua Komisi Fatwa MUI DIY, Prof. Makhrus Munajat kepada detikcom, Jumat (8/5/2020).

Makhrus mengatakan saat ini MUI DIY telah mengeluarkan Taushiyah No. 455/MUI-DIY/III/2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19. Dalam Taushiyah itu para umat Muslim disarankan untuk melakukan kegiatan salat di rumah.

"Belum (ada anjuran resmi khusus salat Id di rumah), mungkin (secara resmi keluar) besok-besok menjelang hari H (Idul Fitri)," katanya.

Dia menambahkan, anjuran tersebut juga mengacu pada fatwa MUI dan Surat Edaran Gubernur DIY yang melarang sementara kegiatan keagamaan yang berpotensi mengumpulkan massa.

"Ya sudah ada fatwa MUI dan Surat Edaran Gubernur, intinya sementara dilarang kegiatan keagamaan yang bertendesi mengumpulkan massa, apa lagi kegiatan agama yang sunah, termasuk Tarawih, pengajian-pengajian dan Salat Id, gitu," katanya.

Berikut petikan Taushiyah tersebut:

Majelis Ulama Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (MUI-DIY) setelah,

Menimbang:
a. bahwa COVID-19 telah tersebar ke berbagai negara. termasuk ke Indonesia, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta.
b. bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi:
c. bahwa perlu langkah-langkah keagamaan untuk pencegahan dan penanggulangan COVID-19 agar tidak meluas:
d. bahwa oleh karena itu dipandang perlu menetapkan fatwa tentang Penyelenggaran Ibadah sholat jumah maupun sholat
Fardhu Dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19 untuk dijadikan pedoman bagi masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengingat:
1. Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2020
tentang penyelenggaran ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19.
2. SK Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 65/Kep/2020 tentang menetapkan status tanggap Darurat Bencana Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Memberi Taushiyah:

Menetapkan
Penyelenggaran ibadah dalam situasi terjadi wabah COVID-19

Selanjutnya
Halaman
1 2