16 Remaja Akan Tawuran di Bantul, Bawa Celurit hingga Gir

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 07 Mei 2020 13:37 WIB
Barang bukti yang diamankan Polres Bantul dari remaja yang akan tawuran, Kamis (7/5/2020).
Barang bukti yang diamankan Polres Bantul dari remaja yang akan tawuran, Kamis (7/5/2020). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Sebanyak 16 remaja diamankan polisi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Remaja yang sebagian besar berstatus pelajar ini diamankan karena diduga hendak tawuran.

Dari tangan mereka polisi menyita botol kaca, senjata tajam, gir motor yang dimodifikasi hingga beberapa batang kembang api. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap 16 remaja tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi menjelaskan, kejadian bermula saat pihaknya mendapat informasi dari Polresta Yogyakarta jika akan terjadi tawuran pelajar di wilayah Bantul. Mendapat informasi tersebut, polisi langsung melakukan pendalaman terkait di mana lokasi pasti tawuran tersebut.

"Dari pendalaman, di dekat kampus ISI ada remaja mencurigakan yang keluar masuk rumah salah satu warga," kata Ngadi saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Bantul, Kamis (7/5/2020).

Barang bukti yang diamankan Polres Bantul dari remaja yang akan tawuran, Kamis (7/5/2020).Barang bukti yang diamankan Polres Bantul dari remaja yang akan tawuran, Kamis (7/5/2020). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Dari penyelidikan ternyata sebuah rumah di Dusun Sawit, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon itu menjadi titik kumpul belasan remaja yang diduga hendak tawuran. Selanjutnya, personel gabungan dari Polresta Yogyakarta, Polres Bantul dan Polsek Sewon mendatangi lokasi dan mengamankan belasan remaja tersebut malam tadi sekitar pukul 23.00 WIB.

"Selain mengamankan mereka, kami juga menyita beberapa barang bukti yang diduga akan digunakan untuk tawuran," ujar Ngadi.

Barang bukti tersebut meliputi empat botol bekas miras dan sirop yang diduga untuk melakukan aksi pelemparan, tiga celurit, dua gir modifikasi, tujuh kembang api, sembilan unit motor dan 16 ponsel.

Simak juga video Gegara Knalpot Racing, 2 Kelompok Warga di Sultra Bentrok:

Selanjutnya
Halaman
1 2