Tutup Gegara Corona, GL Zoo Yogya Produksi Pakan-Siagakan Dokter 24 Jam

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 04 Mei 2020 15:12 WIB
Gembira Loka (GL) Zoo di Yogyakarta saat libur Nataru, (26/12/2018)
Gembira Loka (GL) Zoo Yogyakarta saat libur Nataru, (26/12/2018). (Foto: detikcom)
Yogyakarta -

Berkurangnya pemasukan dari penjualan tiket tidak membuat satwa-satwa di Gembira Loka (GL) Zoo Yogyakarta kelaparan. Hal itu karena ketersediaan pakan di Yogyakarta masih cukup dan kebun binatang mampu memproduksi pakan hewan sendiri.

Kepala Bagian Humas GL Zoo, Eros Yan Renanda mengatakan, GL Zoo ditutup sejak tanggal 22 Maret 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan karena pandemi virus Corona atau COVID-19. Dengan adanya penutupan tersebut, otomatis pemasukan dari penjualan tiket masuk terhenti.

Kendati demikian, Eros mengaku hal tersebut tidak membuat satwa-satwa di GL Zoo terlantar kekurangan makanan dan nutrisi. Dia menyebut kebutuhan pakan untuk satwa di Gl Zoo masih tercukupi.

"Untuk kebutuhan pakan sendiri sampai saat ini masih tercukupi dengan baik, dengan standar gizi dan nutrisi yang memang sesuai dengan SOP untuk kesehatan dan kesejahteraan satwa kami," kata Eros saat dihubungi wartawan, Senin (4/5/2020).

Eros menjelaskan, pihaknya mampu mencukupi kebutuhan pakan untuk sekitar 2.200 satwa karena tidak semua pakan mereka beli. Seperti halnya untuk pakan hewan penguin dan kucing Afrika.

"Kalau pakan dari luar, khususnya untuk penguin itu memang kami impor (ikan). Tapi untuk mengatasi susahnya itu kami subtitusi jadi kami campur sedikit, jadi tidak murni ikan impor," ujarnya.

"Terus kalau untuk kucing Afrika, atau mungkin hewan-hewan yang bukan endemik Indonesia itu dagingnya masih bisa (daging) kambing lokal, sapi dan ayam lokal," lanjut Eros.

Terlebih, pihaknya menerapkan pemberian pakan untuk satwa karnivora sesuai dengan habitat di alam liar. Menurutnya, selain efisien pada situasi saat ini, pemberian makan dengan pola tersebut mencegah obesitas pada satwa-satwa.

Selanjutnya
Halaman
1 2