Pemudik yang Sudah Masuk Klaten Lebih dari 21.000 Orang

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 27 Apr 2020 11:00 WIB
Poster
Ilustrasi. Foto: EDi Wahyono
Klaten -

Jumlah pemudik di Klaten sejak diterapkan kewaspadaan virus Corona atau COVID-19 pertengahan bulan Maret hingga kemarin sudah mencapai 21.000 orang. Jumlah itu merupakan kumulatif data dari 26 kecamatan yang ada di Klaten.

"Data jumlah pemudik dari laporan per kecamatan sampai tanggal 26 April 2020 pukul 21.00 mencapai 21.736 orang. Jumlah itu tersebar di 26 Kecamatan," ungkap Koordinator Wilayah Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19 Kabupaten Klaten dr Ronny Roekmito pada detikcom, Senin (27/4/2020).

Ronny menjelaskan dari sisi jumlah kumulatif tetap naik. Namun dari jumlah pemudik yang datang tiap harinya, kata Ronny, turun terus berkurang.

"Dari sisi jumlah tetap naik sebab itu kumulatif. Tapi harian terus turun karena ada kebijakan pelarangan mudik," lanjut Ronny.

Menghadapi pemudik, lanjut Ronny, pihaknya sudah menyarankan agar desa membuat lokasi isolasi mandiri. Lokasi dan pendanaannya bisa dari dana desa.

"Pemkab juga berencana membuat isolasi komunal," sambung Ronny.

"Rencana lokasi karantina khusus itu untuk pasien PDP dengan klinis yang baik. Yang pemudik desa diserahkan ke gugus desa," imbuh Ronny.

Pantauan detikcom di terminal dan stasiun Klaten, pada pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB kondisinya sepi. Tidak ada aktivitas naik dan turun penumpang.

Dua lokasi itu juga dijaga ketat aparat gabungan dari Dinas Perhubungan, TNI dan Polri. Petugas berjaga di pintu masuk stasiun dan terminal.

Ribuan Kendaraan dari Jakarta Dihalau Petugas di GT Bitung: