Round-Up

RSUP dr Kariadi Catat 2 Perawat Meninggal dan 57 Tenaga Medis Kena Corona

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 18 Apr 2020 08:30 WIB
Poster
Ilustrasi pandemi virus Corona (Foto: Edi wahyono)

Kemudian ada dua pegawai fisioterapi, satu tenaga perawat, dan satu tenaga administrasi yang juga dinyatakan positif Corona. Agus menyebut terpaparnya tenaga medis di rumah sakitnya terdiri dari klaster dokter bedah, klaster obstetri, kemudian orang tua pasien yang ternyata positif Corona.

Klaster bedah ini yakni ketika pasien ditangani tapi setelah operasi baru diketahui gejala virus Corona. Kemudian klaster obstetri yakni penanganan pasien melahirkan positif Corona.

"Pasien bedah saraf anak yang kebetulan pulang paksa yang ternyata orang tuanya secara pemeriksaan di tempat lain di daerah terjangkit itu positif, jadi identifikasi terlambat," kata Agus.

Dia juga tidak menutup kemungkinan penularan virus Corona terjadi saat pelepasan alat pelindung diri (APD) pascaoperasi. Kemudian ada riwayat perjalanan ke daerah terjangkit COVID-19.

"Kemungkinan, yang terjadi, pada saat pelepasan APD pascaoperasi. Itu yang perlu ditingkatkan. Beberapa dokter yang positif itu tidak terfokus, tidak spesifik, bermacam-macam," ucapnya.

"Ada yang riwayat perjalanan ke daerah terjangkit, ada dari spesialis, praktik di luar RSUP dr Kariadi, dan rawat pasien COVID-19. Beberapa dokter berteman dengan yang tadi, dokter residen bedah dan lainnya. Kami sedang lakukan pemetaan, kemungkinan-kemungkinan terjadi penyebaran ini," sambung Agus.

Halaman

(ams/ams)