Korpri Purworejo Urunan Rp 520 Juta untuk Solidaritas COVID-19

Rinto Heksantoro - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 17:56 WIB
Pembagian bantuan terdampak Corona oleh Korpri Purworejo
Pembagian bantuan terdampak Corona oleh Korpri Purworejo. (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
Purworejo -

Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Purworejo, Jateng, melakukan penggalangan dana internal untuk membantu penanganan pandemi Corona atau COVID-19. Hingga saat ini telah terkumpul Rp 502 juta yang akan digunakan untuk membantu korban terdampak pandemi Corona.

Ketua Korpri Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, bantuan disalurkan mulai hari ini, yang diwujudkan berupa makan siang. Ribuan nasi bungkus tersebut akan dibagikan setiap hari secara gratis untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Hari ini kita menyediakan 3.000 bungkus makan siang. Ada tim yang berkeliling ke semua wilayah untuk membagi-bagi nasi tersebut. Jadi tidak hanya terkonsentrasi di Kota Purworejo dan Kutoarjo saja," kata Sukmo, Jumat (10/4/2020).


Sukmo menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan Rp 520 juta yang diperoleh dari dompet peduli COVID-19. Semua uang tersebut akan dipergunakan untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan kecil. Dompet COVID-19 masih akan terus dibuka agar siapa saja yang terketuk membantu bisa menyalurkan bantuannya hingga pandemi Corona berakhir.

"Sasarannya adalah buruh pasar, tukang becak, pedagang asongan, pengemudi ojek online, sopir angkot dan lain-lain yang penghasilannya kecil atau bahkan habis dimakan sehari. Dengan bantuan makan siang, setidaknya mereka masih punya sisa penghasilan yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain," lanjutnya.


Bupati Purworejo, Agus Bastian, yang juga ikut terjun membagikan nasi bungkus mengapresiasi kepedulian sosial Korpri di daerahnya. Harapannya, bukan hanya makan siang, namun asupan vitamin juga bisa diberikan untuk warga agar stamina terjaga.

"Korpri telah melakukan gerakan sosial bagi masyarakat semoga bermanfaat dan mengetuk pihak lain untuk ikut membantu. Dana tersebut agar digunakan dengan sebaik-baiknya dan transparan. Nantinya tidak hanya makan siang namun masyarakat juga perlu vitamin C, B dan E," ucapnya.

(mbr/mbr)