Warga Klaten Meninggal Dimakamkan Petugas Ber-APD, Ini Penjelasannya

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 11:20 WIB
Pemakaman warga dengan protap Corona di Klaten, Kamis (9/4/2020).
Pemakaman warga dengan protap Corona di Klaten. (Foto: dok. Istimewa)

Mulyani mengimbau masyarakat tidak panik. Sebab, kepanikan justru bisa menyebabkan imunitas tubuh turun.

"Tetap tenang saja. Tetap pola hidup bersih dan sehat, tidak usah panik agar imunitas tidak turun," imbuh Mulyani.


Juru bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Corona atau COVID-19, dr Cahyono Widodo, menambahkan jasad yang dimakamkan dalam foto yang beredar itu belum pasti positif virus Corona.

"Kami tracking dengan kejadian itu meskipun belum pasti. Saya tegaskan belum positif karena kepastian itu muncul dari hasil pemeriksaan swab," jelas Cahyono.

"Memang protokolnya (pemakaman) demikian. Soal sudah diambil swab-nya atau belum, itu di RS di Solo Baru sana," pungkas Cahyono.

selanjutnya
Halaman

(sip/mbr)