Pandemi Corona, Sudah Ada 12.860 Pemudik Masuk Blora

Febrian Chandra - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 17:54 WIB
Wilayah perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur yang belum ada posko kesehatan
Foto: Wilayah perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur yang belum ada posko kesehatan/ Febrian Chandra
Blora -

Belasan ribu perantau tercatat kembali ke kampung halamannya di Blora, Jawa Tengah. Namun, ternyata belum semua kawasan perbatasan Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) yang tersedia Posko Kesehatan Penanggulangan Corona.

"Hingga hari ini jumlah pemudik di Kabupaten Blora dari berbagai kota dan daerah di tanah air berjumlah 12.860 orang," kata Bupati Blora, Djoko Nugroho kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Hingga saat ini, Kokok sapaan karib Djoko, menyebut belum ada kasus positif virus Corona di Blora. Namun, ada 469 orang dalam pemantauan (ODP) Corona di wilayahnya.

"Blora masih aman, masih nihil COVID-19, tidak ada warga yang terkonfirmasi positif tertular virus corona," jelasnya.

Kokok berpesan kepada warganya yang mengalami gejala COVID-19 diminta segera periksa ke Puskesmas atau dokter. Dia juga minta warganya menjalankan hidup bersih.

"Bila dalam waktu itu ada gejala panas, flu dan lainnya bisa segera lapor atau periksa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat," tutur Koko.

Meski nihil COVID-19, jalur perbatasan provinsi Jateng dan Jatim tepatnya di Ketapang, Kecamatan Cepu belum ada posko kesehatan virus Corona atau COVID-19. Padahal, rute ini merupakan akses keluar masuk warga antarprovinsi.

Camat Cepu Luluk Kusuma Agung Ariadi menyebut saat ini semua kendaraan umum dari Jawa Timur disarankan masuk ke terminal bus Cepu. Di Terminal Cepu ini para penumpang akan diperiksa suhu tubuhnya.

"Kalau didirikan posko di sekitar Ketapang dikhawatirkan rawan macet. Semua bus harus masuk terminal dan itu sudah disarankan oleh Dinas Perhubungan. Kita hanya back-up," ujar Luluk.

Selanjutnya
Halaman
1 2