Percepat Penanganan Pasien Corona, Pemkab Bantul Siapkan RS Darurat

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 22:15 WIB
Sekda Bantul Helmi Jamharis dan Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharja meninjau gedung eks Puskesmas Bambanglipuro, Rabu (1/4/2020).
Sekda Bantul Helmi Jamharis dan Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharja meninjau gedung eks Puskesmas Bambanglipuro, Rabu (1/4/2020). (Foto: Istimewa)
Bantul -

Guna mempercepat penanganan pasien dengan gejala virus Corona (COVID-19), Pemkab Bantul, DIY menyetujui pengalihan fungsi gedung eks Puskesmas Bambanglipuro menjadi rumah sakit (RS) darurat COVID-19. RS tersebut diperkirakan mampu menampung 50-100 pasien.

Sekda Bantul, Helmi Jamharis mengatakan, Pemkab Bantul telah menyetujui penggunaan eks puskesmas di Dusun Dawetan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro itu sebagai RS darurat COVID-19. Karena itu, pihaknya langsung mempersiapkan RS tersebut.

"Untuk sarana prasarana saat ini, karena dulu pernah digunakan, seperti kamar, tempat tidur, toilet dan sebagainya sudah siap. Hanya perlu pembersihan, dan pembenahan sehingga memenuhi kriteria Dinkes," ujarnya saat ditemui wartawan di Bantul, Rabu (1/4/2020).

"Karena Dinkes yang akan mengatur terkait SDM, seperti dokter, perawat hingga tenaga ahli yang dibutuhkan," lanjut Helmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan, masyarakat sekitar tidak perlu khawatir dengan adanya RS tersebut. Terlebih, RS dengan kapasitas banyak itu berada jauh dari permukiman warga.

"Untuk tahap awal akan disediakan sekitar 50 tempat tidur, nanti jika dibutuhkan akan ditambah sampai 100 tempat tidur sesuai dengan kapasitas bekas puskesmas itu," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2