3 PDP Kota Magelang Meninggal, Salah Satunya Punya Riwayat dari Gowa

Eko Susanto - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 20:45 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang Sri Harso, Selasa (31/3/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang Sri Harso, Selasa (31/3/2020). (Foto: Istimewa)
Magelang -

Tiga pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona (COVID-19) Kota Magelang, Jawa Tengah meninggal dunia. Dari tiga PDP tersebut, salah satunya memiliki riwayat mengikuti Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan.

"Pasien yang pertama, itu laki-laki PDP di RSU Tidar. Dia terinformasi kontak dengan warga negara asing, tapi tidak menyebutkan warga negara mana," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang Sri Harso dalam keterangan pers online, Selasa (31/3/2020).

Kemudian untuk pasien kedua, lanjutnya, wanita 60 tahun memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Corona. Untuk pasien ketiga laki-laki usia 60 tahun. Pasien ketiga ini sebelumnya mengikuti Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Gowa.

"Pasien ketiga, ini perlu mendapat perhatian, beberapa minggu yang lalu kita semua sudah mengetahui bahwa di Gowa, Sulawesi Selatan. Kemarin beberapa hari yang lalu, habis pengajian di sana. Seorang laki-laki umur 60 tahun lebih, dia habis dari sana," jelasnya.

Sepulang dari Gowa, pasien periksa ke puskesmas dengan keluhan meriang. Dua hari berikutnya, pasien mengalami batuk dan pilek.

"Tiga hari berikutnya sesak napas, tidak bisa bergerak dijemput dari teman-teman PSC atau PMI ke RS dan meninggal dinyatakan PDP," kata Sri tanpa memerinci tanggal meninggalnya pasien itu.

Sri Harso menambahkan, pasien tersebut berangkat ke Gowa tidak sendirian. Untuk itu, pihaknya meminta lurah, RW atau RT agar mendata warga yang ikut pengajian di Gowa tersebut.

"Ini juga ada informasi lagi, ternyata yang meninggal tadi ke Gowanya tidak sendirian. Kami akan minta tolong kepada Pak Lurah dan RT RW, segera minggu ini harus didata orang ikut pengajian di Gowa," katanya.

(rih/rih)