Jalur Pekalongan-Banjarnegara Longsor, Lalu Lintas Buka Tutup

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 22:35 WIB
Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Foto: Ilustrasi longsor (Andhika-detikcom)
Kabupaten Pekalongan -

Jalur Pekalongan-Banjarnegara, sempat tertutup longsor, Kamis (27/2/2020) malam. Material longsor yang menutupi jalan raya ini selebar 4 meter dan memanjang 15 meter. Untuk sementara diberlakukan buka tutup setelah material longsoran disingkirkan untu satu lajur.

Peristiwa tanah longsor terjadi pada pukul 19.30 WIB. Lokasi longsor di Dukuh Gondang, Desa Tenogo, Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. Kejadian itu sempat membauta jalur antar dua kabupaten tersebut putus total.


Kades Tenogo, Agus Susilo mengatakan longsor terjadi akibat intensitas hujan sejak sore hari. Selain tanah dan bebatuan yang longsor, dua pohon pinus juga ikut roboh yang menyebabkan jaringan listrik putus.

"Dua pohon pinus yang roboh memutus kawat jaringan listrik juga. Saat ini masih gerimis, warga masih takut ke lokasi untuk pembersihan, terkait adanya jaringan kawat listrik yang diperkirakan masih teraliri arus listrik," papar Agus, Kamis (27/2/2020) malam.

Tim BPBD Kabupaten Pekalongan bersama TNI-Polri, PMI dibantu warga berhasil membuka jalan. Namun hingga pukul 22.00 WIB, jalan belum bisa dibuka sepenuhnya, masih separuh dari lebar jalan.


"Separuh badan jalan sudah dibersihkan dengan manual. Besok pagi dilanjutkan pembersihan. Sementara yang terpenting sudah bisa dilalui dulu. Alat berat PU Provinsi sudah disiapkan," kata Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Rahardjo.

Kondisi arus lalu lintas di titik tersebut saat ini untuk sementara diberlakukan buka tutup untuk lewat secara bergantian dari kedua arah.

(mbr/mbr)