21 Pompa Air Dikerahkan, Banjir di Kota Pekalongan Mulai Surut

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 20:26 WIB
Penampakan banjir di Kota Pekalongan, Kamis (27/2/2020)
Foto: Penampakan banjir di Kota Pekalongan (Robby Bernardi/detikcom)
Pekalongan -

Banjir yang menggenang di wilayah Kota Pekalongan, kini mulai surut, bahkan di beberapa titik sudah terlihat mengering. Sebanyak 21 pompa pun dioperasikan untuk mengalirkan air banjir.

Pantauan detikcom, Kamis (27/2/2020), daerah yang masih tergenang banjir yakni di Kecamatan Pekalongan Barat dan Kecamatan Pekalongan Utara. Di wilayah RW 05 Pasirsari, Kelurahan Pasir Kraton Kramat (PKK), Pekalongan Barat genangan masih terpantau sekitar 20 cm.

Sejumlah kendaraan sudah terlihat lalu-lalang di lokasi ini. Kondisi itu berbeda dari sehari sebelumnya, di mana tidak ada kendaraan yang melintas karena ketinggian air mencapai 50 cm.


Terlihat sejumlah warga sudah mulai beraktivitas. Meski digenangi banjir yang cukup tinggi, masih ada warga di RT 03 dan RT 06 RW 5 yang tidak mengungsi. Warga yang tidak mengungsi ini gotong royong membuat dapur umum.


"Kalau di sini lumayan sudah surut. Ada yang belum, ketinggian masih ya 80-an (cm) ada. Warga sini tidak semua mengungsi. Buat dapur sendiri," kata warga setempat, Faizal saat ditemui di lokasi.Terlihat sejumlah warga sudah mulai beraktivitas. Meski digenangi banjir yang cukup tinggi, masih ada warga di RT 03 dan RT 06 RW 5 yang tidak mengungsi. Warga yang tidak mengungsi ini gotong royong membuat dapur umum.

Faizal menyebut ada sekitar 120 orang yang bertahan di rumah mereka saat banjir menggenang. "Di sini ada dua RT, jumlah jiwa 120 yang masih di sini. Sisanya di pengungsian. Ya alasannya jauh juga ke pengungsian," jelasnya.

Di wilayah Pasirsari, tampak sejumlah rumah industri batik masih sepi dibandingkan biasanya. Hanya terlihat segelintir orang yang bersih-bersih dan menjemur kain batik.

Selanjutnya
Halaman
1 2