Limpasan Sungai Wulan Sebabkan Banjir di Kudus

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Minggu, 23 Feb 2020 20:33 WIB
Banjir di Kudus, 23/2/2020
Banjir di Kudus (Foto: BPBD Kudus)
Kudus -

Tiga Desa di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus terendam air limpasan sungai Wulan. Upaya pertolongan dilakukan untuk membantu warga di sana.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Sudaryanto mengatakan ada 3 Desa di Kecamatan Kaliwungu yang terendam air yaitu Desa Setrokalangan, Banget, dan Kedungdowo. Ketinggian saat ini antara 10 cm- 50 cm di dalam rumah dan di akses jalan sampai 1 meter.

"Sungai Wulan masih tinggi maka air dari SWD.1 belum bisa kebuang ke Sungai Wulan lagi," kata Sudaryanto, Minggu (23/2/2020).


Setidaknya 115 rumah terdampak banjir di 3 desa tersebut. Namun warga masih bertahan di rumah mereka. Upaya bantun logistik hingga puskesmas keliling sudah disiapkan termasuk evakuasi motor pekerja pabrik.

"Warga dukuh Karangturi yang bekerja di Pabrik jumlah lebih dari 100 orang, difasilitasi evakuasi kendaraan roda 2 miliknya keluar dukuh Karangturi agar dapat digunakan saat kerja. Itu dilaksanakan hari ini dengan truk yang disediakan dari BPBD, Polres dan Dishub," jelasnya.

Lokasi Dukuh Karangturi memang agak terisolir dan upaya pemberian bantuan sempat tersendat karena truk BPBD dan Polisi macet.

"BPBD masih standby wilayah karena ada 1 lokasi dukuh Karangturi yang agak terisolir karena akses jalan tertutup air setinggi 1 meter. Truk BPBD dan Polres sempat macet," jelasnya.


Selain rumah warga, lahan pertanian juga terendam dan diupayakan dicover asuransi. Sementara itu terkait siswa sekolah, akan dilakukan penjemputan oleh Satpol PP untuk mengikuti kegiatan di sekolah.

"Untuk 19 siswa SD yang beralamat di Dukuh Karangturi dilakukan penjemputan oleh Kendaraan Satpol PP untuk mengikuti try out di sekolah selama 3 hari," ujar Sudaryanto.

Dari informasi yang diperoleh, selain Kecamatan Kaliwungu, dua desa di Kecamatan Jati juga terendam yaitu Desa Jati Wetan dan Pasuruhan Lor.

(alg/mbr)