Kata PLN soal Pemotor Tewas Tersangkut Kabel Listrik di Gunungkidul

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 23:52 WIB
Evakuasi korban tewas tersetrum kabel putus di Gunungkidul
Foto: Evakuasi korban tewas tersetrum kabel putus di Gunungkidul (dok. Polsek Saptosari)
Yogyakarta -

Perusahaan Listrik Negara (PLN) menanggapi peristiwa meninggalnya pemotor yang tersangkut kabel listrik di Gunungkidul. PLN mengingatkan soal kewaspadaan tentang bahaya kelistrikan di musim hujan.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta, Eric Rossi Pryo mengungkapkan bela sungkawa terhadap korban yang diketahui merupakan warga Dusun Banjaran, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul, Sukidi (45).

"Kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan," kata Eric dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (22/2/2020).

Eric juga mengimbau apabila ada pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik, agar masyarakat tidak menangani sendiri dan segera melaporkan kepada PLN. Jika aliran listrik masih menyala, PLN akan memadamkan sementara sebagai tindakan antisipatif terhadap bahaya.

"Kami mengingatkan masyarakat apabila melihat potensi bahaya listrik, hendaknya tidak menangani sendiri dan segera melaporkan ke PLN melalui contact center 123 agar segera dapat ditangani oleh petugas," tegas Eric.

Dalam penjelasannya, PLN saat ini sedang melakukan investigasi lebih lanjut terkait kejadian di Gunungkidul.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Dusun Banjaran, Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul, Sukidi (45) ditemukan tewas dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini diduga tewas setelah motor yang dikendarainya tersangkut kabel listrik yang putus di jalan.

Kapolsek Saptosari AKP Wijayadi mengatakan peristiwa itu terjadi di Dusun Gondong, Desa Kepek, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul, sekitar jam 06.00 WIB tadi. Saat itu korban hendak menuju Pantai Ngrenehan dengan mengendarai motornya.

"Dari keterangan, korban ini berangkat sekitar jam 04.00 WIB ke Pantai Ngrenehan. Saat itu kondisi jalan juga gelap," kata Wijayadi kepada detikcom, Jumat (21/2).

Sesampainya di Jalan Trowono-Ngrenehan, tepatnya Dusun Gondang, Desa Kepek, Kecamatan Saptosari korban terjatuh dari motor. Hal itu disebabkan korban tersangkut kabel listrik yang putus dan melintang di tengah jalan.

"Saat mengendarai motor korban diduga menabrak dan tersangkut kabel jaringan listrik yang putus yang berada di tengah jalan. Sehingga korban tersengat listrik dan meninggal dunia di tempat kejadian dengan posisi tengkurap dan penuh luka bakar," urainya.

(alg/rih)