Melacak Jejak Mahapatih Keraton Agung Sejagat yang Misterius

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 19:39 WIB
Keraton Agung Sejagat di Purworejo (Foto: Rinto Heksantoro)
Purworejo - Keberadaan pemilik tanah Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Chikmawan menjadi misteri. Pria yang juga menjadi mahapatih Keraton Agung Sejagat itu bak hilang ditelan bumi usai dimintai keterangan polisi.

Kepala Desa Pogung Juru Tengah, Slamet Purwadi membenarkan lokasi bangunan Keraton Agung Sejagat berada di atas tanah milik Chikmawan Muhsin (53). Bangunan keraton itupun diketahui tempat tinggal Chikmawan bersama keluarganya. Chikmawan merupakan mantan Sekretaris Desa (Sekdes) di Desa Pogung Juru Tengah.

"Kalau tanah itu (yang dibangun Keraton Agung Sejagat) milik Chikmawan Muhsin, dulu dia pernah menjabat sebagai Sekdes (Sekretaris Desa) Pogung (Juru Tengah)," kata Slamet saat ditemui detikcom di kediamannya, Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Sabtu (18/1/2020).

"Terus tanah itu milik pribadi (Chikmawan), bukan tanah kas Desa, karena tanah kas desa itu tanah basah atau persawahan," imbuh Slamet.


Chikmawan merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS). Namun pada 2017 tiba-tiba yang bersangkutan mengundurkan diri sebagai PNS.

"Jadi dia (Chikmawan) itu diangkat jadi PNS tahun 2015, terus tahun 2017 itu pindah ke (sebuah instansi) Purworejo dan di tahun itu juga dia keluar (dari PNS). Saya juga bingung kok malah keluar, padahal sudah jadi PNS," ungkap Slamet.

Slamet juga tidak tahu pasti alasan Chikmawan keluar dari PNS. Namun, diduga Chikmawan keluar dari PNS karena bergabung dengan Keraton Agung Sejagat besutan Toto Santoso dan Fanni Aminadia.

"Dengar-dengar dia jadi tangan kanan pak Toto, sebutannya penasihat atau Patih gitu mas," ujar Slamet.



Geger Keraton Sejagat-Sunda Empire, Kepala BIN: Fenomena Lama:


Selanjutnya
Halaman
1 2