Pro-Kontra Mobil Dinas Rubicon, Bupati Karanganyar Pamer Prestasi

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 22:02 WIB
Bupati Karanganyar Juliyatmono (tengah). (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Bupati Karanganyar Juliyatmono (tengah). (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Karanganyar - Pembelian Jeep Wrangler Rubicon untuk mobil dinas Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menuai pro dan kontra. Bupati mengingatkan agar masyarakat tak hanya melihat dari satu sisi, melainkan juga berdasarkan kinerja.

Pembelian Rubicon oleh Pemkab Karanganyar dinilai Juliyatmono sebagai ucapan terima kasih dari jajaran ASN atas kinerjanya yang baik. Dia menegaskan tidak pernah meminta fasilitas untuk pribadi.

"Toh sudah banyak penghargaan, termasuk Parasamya Purnakarya. Lalu apa yang mau dikasihkan ke saya. Karena saya nggak pernah minta. Terus menganggarkan kendaraan dinas itu," kata pria yang kerap disapa Yuli itu saat ditemui di rumah dinasnya, Jumat (6/12/2019).


Dia pun menjelaskan terkait banyaknya pihak yang menyebut harga Rubicon yang mahal dan sebagai pemborosan. Menurutnya, kinerjanya jauh lebih baik dibandingkan nilai sebuah kendaraan.

"Apakah saya tidak sensitif? Kurang empati? Mahal? Boros? Itu dari sudut pandang lain. Dari sudut pandang regulasi tidak dilanggar. Dari segi harga, efisiensi saya 6 tahun lebih barangkali jauh lebih tinggi dari nilai sebuah kendaraan," ujarnya.


Dengan menggunakan mobil dinas baru, dia yakin akan menunjukkan kinerja yang lebih baik. Dia menargetkan peningkatan ekonomi hingga pengurangan kemiskinan.

"Justru saya akan menunjukkan kinerja lebih hebat lagi. Karena 2020 akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi optimal dan mengurangi kemiskinan. Mengurangi angka kemiskinan 2020 itu saya siapkan sekitar Rp 25 miliar, tapi dianggap tidak peduli kemiskinan," katanya. (bai/rih)