detikNews
2019/12/03 12:29:14 WIB

Deni Pelaku Mutilasi PNS Kemenag Bandung Dituntut Hukuman Mati

Arbi Anugrah - detikNews
Halaman 1 dari 2
Deni Pelaku Mutilasi PNS Kemenag Bandung Dituntut Hukuman Mati Terdakwa Deni mendengarkan tuntutan hukuman mati dari JPU. (Arbi Anugrah/detikcom)
Banyumas - Deni Prianto (37), pelaku pembunuhan dan mutilasi korban PNS Kemenag Kota Bandung, Komsatun Wachidah (51), warga Cileunyi, Bandung, hari ini menghadapi tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Deni dituntut hukuman mati karena dinilai keji dan sadis.

Menurut JPU Antonius, berdasarkan fakta persidangan pada sidang sebelumnya, terungkap perbuatan terdakwa sangat keji. Ditambah terdakwa Deni merupakan residivis dan masih menjalani masa bebas bersyarat hingga 2020.

"Perbuatan terdakwa cukup keji, sadis, dan posisi terdakwa juga merupakan residivis perkara pencurian dengan kekerasan. Dia juga residivis perkara penculikan dan posisi terdakwa saat ini sebenarnya masih pembebasan bersyarat. Untuk itulah salah satu pertimbangan bagi kita kenapa kita melakukan penuntutan hukuman mati," kata Antonius kepada wartawan seusai persidangan di PN Banyumas, Selasa (3/12/2019).


Dia mengatakan pertimbangan JPU menuntut terdakwa dengan hukuman mati juga didasarkan selama persidangan tidak terdapat hal-hal yang meringankan dari terdakwa. Deni didakwa dengan pasal berlapis, di antaranya pasal primer Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP, lebih subsider 355 ayat 2 KUHP. Pasal 181 KUHP dan ketiga Pasal 362 KUHP.

"Untuk tuntutan pidana mati kami, memang tidak ada hal-hal yang meringankan karena dalam persidangan juga tidak terungkap ada hal yang meringankan dari terdakwa tersebut," ujarnya.


Sidang pembacaan tuntutan yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Abdullah Mahrus dan hakim anggota Tri Wahyudi serta Randi Jastian Afandi berlangsung lancar. Ibunda Deni Prianto, yang turut hadir dalam sidang tuntutan, terlihat berlinang air mata ketika mendengar anaknya dituntut hukuman mati.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com