Yogya Istimewa!

Camat Kota Yogya Kini Disebut Mantri, di Kabupaten Dipanggil Panewu

Usman Hadi - detikNews
Senin, 02 Des 2019 13:15 WIB
Tugu ikon Yogyakarta. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

Jabatan di kecamatan lainnya juga akan berubah. Seperti Sie Pemerintahan akan menjadi Jawatan Praja, Sie Ketentraman dan Ketertiban menjadi Jawatan Keamanan, Sie Perekonomian dan Pembangunan menjadi Jawatan Kemakmuran.


Selanjutnya Sie Kesejahteraan Masyarakat menjadi Jawatan Sosial dan Sie Pelayanan Umum menjadi Jawatan Umum. Sementara nomenklatur Kelurahan di tingkat Kota tidak akan mengalami perubahan nomenklatur kelembagaan maupun jabatan.

"Kemudian (nomenklatur) di desa menjadi Kalurahan, jabatannya menjadi Lurah untuk Kepala Kalurahan. Kemudian sekretaris desanya menjadi carik," tutur Beny.

Sama seperti di tingkat Kecamatan, jabatan di pemerintahan tingkat desa juga akan berubah. Di antaranya Urusan Keuangan menjadi Danarta, Urusan Tata Usaha dan Umum menjadi Tata Laksana, Urusan Perencanaan menjadi Pangripta.

"Untuk (Sie) Pemerintahan menjadi Jagabaya, kemudian Sie Kesra (Kesejahteraan) itu akan menjadi Ulu-ulu dan sebutan yang mentereng sekarang adalah Kamituwa untuk Sie Pelayanan," paparnya.


Menurut Beny, perubahan nomenklatur kelembagaan kecamatan dan desa di DIY ini berkaitan erat dengan urusan keistimewaan. Oleh karenanya kedua lembaga itu juga akan bertanggung jawab untuk mensukseskan urusan keistimewaan.

"Ini tidak hanya sekedar mengubah nama, tetapi juga konsekuensi tanggung jawab terhadap urusan keistimewaan. Jadi tidak hanya sekedar mengubah kampung, tapi ada turunan yang berkaitan dengan pelaksanaan urusan keistimewaan," tutupnya.
(ush/mbr)