Wapres: Jangan Sentuh Pancasila dan NKRI dengan Dalih Era Perubahan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 00:13 WIB
Wapres Ma'ruf Amin pada acara Maulud Nabi di Yogyakarta. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)

Ma'ruf juga membahas alasan paham khilafah tidak diterima di Indonesia. Menurutnya, hal itu kembali pada kesepakatan tadi, di mana Indonesia adalah negara republik.

"Kenapa khilafah tidak diterima? Saya bilang bukan ditolak, tapi tertolak, kenapa? Karena menyalahi kesepakatan. Bukan hanya khilafah, (Indonesia) diganti kerajaan juga tidak boleh, karena kita sudah mempunyai kesepakatan NKRI, negara republik," ucapnya.


"Jadi bukan soal islami apa tidak islami. Karena itu kalau membicarakan khilafah itu sebetulnya tidak perlu ngotot begitu, artinya proposional saja. Itu sudah jelas, bahwa tidak mungkin. Sama saja, coba bawa khilafah ke Saudi Arab juga tidak mungkin diterima karena di sana sudah menetapkan negaranya itu kerajaan, seperti kita menetapkan republik maka selain republik akan ditolak. Saya rasa itu jelas," sambung Ma'ruf.

Halaman

(mbr/mbr)