UU Keistimewaan DIY Digugat, Granad: Itu Hak Konstitusi Felix

UU Keistimewaan DIY Digugat, Granad: Itu Hak Konstitusi Felix

Usman Hadi - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 21:54 WIB
Foto: Usman Hadi/detikcom
Foto: Usman Hadi/detikcom
Sleman - Ketua Gerakan Anak Negeri Antidiskriminasi (Granad), Willie Sebastian, menyatakan tindakan yang diambil mahasiswa Fakultas Hukum UGM, Felix Juanardo Winata, dengan menggugat UU No 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY ke MK tak melanggar konstitusi.

"Ya saya kira itu (gugatan atas UU Keistimewaan DIY yang dilayangkan ke MK) adalah hak konstitusi yang dimiliki oleh Mas Felix ya," ujar Willie kepada wartawan di Banyu Mili Resto, Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, Jumat (22/11/2019).

Namun Granad, lanjut Willie, enggan mengomentari gugatan Felix. Willie beralasan pihaknya belum mempelajari secara utuh gugatan yang dilayangkan Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan China yang beralamat di Kota Tangerang, Provinsi Banten, itu.

"Saya no comment tentang materi (gugatan Felix ke MK). Karena saya juga (belum tahu) materi apa yang digugat," terangnya.
undang

Kendati tidak terlibat dalam proses pengajuan gugatan, namun Granad mendukung penuh langkah hukum yang diambil Felix. Apalagi Felix tengah memperjuangkan hak-haknya sebagai warga negara yang dinilai sedang didiskrikminasi.

"Kalau dari Mas Felix minta bantuan pada kita, kita pasti akan mendukung," kata Willie.
Selanjutnya
Halaman
1 2