Round-Up

Bak Sedang Kesurupan, YouTuber Sinting Siksa Kakek Gegara Bau Ikan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 07:47 WIB
Video viral Youtuber Iyus Sinting tega tendangi kakeknya di Kendal. (Foto: Foto: Tangkapan layar video viral di Instagram)
Kendal - YouTuber Iyus Sinting mendadak ramai dibicarakan dalam 2 hari terakhir. Bukan karena kreasi kontennya, tapi karena video viral dirinya menendangi kakeknya sendiri hanya gegera jijik bau amis ikan.

Pemuda bernama asli Yusminardi (22) itu terekam dalam video 30 detik sedang menendang dan memukul kakeknya, Wasidi (65). Peristiwa itu terjadi di tempat tinggal mereka di Dusun Delesari, Kedungboto, Limbangan, Kendal, Jateng, hari Minggu (17/11) lalu.


Video itu viral dan polisi segera mengambil tindakan. Esoknya pelaku dan korban dimintai keterangan di Posek Limbangan dan berlanjut di Mapolres Kendal. Polisi bisa mengambil tindakan tanpa harus menunggu ada yang melapor, lagi pula menurut polisi peristiwa itu termasuk kekerasan dalam rumah tangga.

"Kita bisa buat laporan tipe A, ini meresahkan masyarakat," kata Kasat Reskirm Polres Kendal, AKP Nanung Nugroho.


Dari keterangan pelaku dan korban, diketahui pertikaian itu bermula ketika korban memindahkan ikan wader ke bak mandi karena kolam rusak. Korban juga memberikan makan pelet kepada ikan di bak mandi. Ternyata pelaku risih dan marah kepada kakeknya.

"Agak risi, kan. Ikan-ikan sudah aku taruh tempat lain, kok dimasukkan ke bak mandi," kata Yusminardi.

Namun ia mengaku puncak kemarahannya hingga memukul bukan karena ikan saja, melainkan ada masalah lain. Ia pun mengaku menyesal karena yang dihajarnya adalah kakek yang sejak kecil mengasuhnya.

"Langsung nyesel saya, bertahun-tahun ikut Mbah, kok saya main tangan, nyesel saya," ujarnya.


Sementara itu sang kakek mengaku tidak merasakan sakit dan kini sehat-sehat saja. "Tidak apa-apa kok, sudah sehat," kata korban dengan bahasa Jawa.

Meski diproses kepolisian, upaya damai masih memungkinkan jika korban dan pelaku setuju. Pihak keluarga pun mengupayakan itu. Ayah pelaku, Imam Turmudzi, dengan sabar mendampingi keduanya di Polres Kendal dan berharap damai.


"Sedang diusahakan untuk kekeluargaan. Anaknya sudah minta maaf, sudah nangis-nangis. Mbahnya juga sudah memaafkan. Sebenarnya sudah langsung menyesal dia. Anaknya aslinya tidak begitu," kata Imam.

Imam menduga anaknya frustasi, karena sejak pulang ke Indonesia 5 bulan lalu belum mendapat pekerjaan. Sebelumnya pelaku bekerja di Malaysia selama 4 tahun.

"Tidak ada masalah apa-apa. Mungkin karena nganggur terlalu lama. Hari Senin kemarin sebenarnya sudah mulai dapat kerja," ujarnya.


Nasi sudah menjadi bubur, netizen yang melihat video viral itu murka. Akun instagram dan YouTube dengan 10 ribu subscriber milik pelaku pun jadi sasaran hujatan. Nama Iyus Sinting dalam sekejab moncer diiringi makian dari komentator.

Di akun YouTube Iyus, konten yang diposting cukup beragam mulai dari game, kehidupan sehari-hari, prank dan lainnya. Bahkan ada video yang memperlihatan suasana lebaran dan nampak Iyus dan kakeknya saling bermaafan dengan haru.

"Iya yang itu ada di YouTube-nya. Sebenarnya memang tidak ada masalah. Dia sejak kecil di asuh kakeknya, saya tinggalnya masih satu kampung, kerja, juga merantau," pungkas Imam.

(alg/mbr)