Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh, Disdik Jateng: Lokasinya Tidak Tepat

Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh, Disdik Jateng: Lokasinya Tidak Tepat

Andika Tarmy - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 10:42 WIB
Reruntuhan aula SMKN 1 Miri yang roboh. (Andika Tarmy/detikcom)
Reruntuhan aula SMKN 1 Miri yang roboh. (Andika Tarmy/detikcom)
Sragen - Aula SMK Negeri 1 Miri, Sragen, roboh akibat angin kencang Rabu kemarin. Aula tersebut menimpa 22 siswa. Dinas Pendidikan Provinsi Jateng menyebut lokasi itu tidak tepat didirikan bangunan.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah mengirim tim untuk melakukan identifikasi ambruknya aula SMK Negeri 1 Miri, Sragen.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Jumeri mengatakan hasil identifikasi dari tim akan didiskusikan sebagai dasar untuk mengambil langkah lebih lanjut.

"Ini kan bangunan dibangun komite sekolah, kami akan lihat kemungkinannya nanti. Ini tim kami dari provinsi sedang meluncur untuk memastikan," ujarnya di sela meninjau lokasi kejadian, Kamis (21/11/2019).


Terkait pembangunan kembali aula, Jumeri menyebut akan melihat lebih dulu site plan sekolah untuk mencari opsi yang lebih baik.

"Saya lihat lokasi ini kalau dibangun lagi sebagai (lokasi) aula, tidak tepat. Harus dibangun (di lokasi) yang lebih aman dari sebelumnya," ujarnya

"Saya akan memerintahkan seluruh KCD (kepala cabang dinas) mengecek lagi kondisi sekolah di wilayahnya," tambah Jumeri.


Seperti diberitakan, aula SMK Negeri 1 Miri, Sragen, yang roboh akibat angin kencang Rabu kemarin, menimpa 22 siswa. Saat ini 9 korban sudah diperbolehkan rawat jalan, sedangkan 13 korban masih dirawat di 4 rumah sakit.

Dari 13 korban yang masih dirawat itu, 7 korban dirawat di RSUD Sragen, 2 korban di RS PKU Muhammadiyah Solo, 1 korban di RSUP dr Moewardi Solo, dan 3 korban di RS Khusus Tulang Karima Utama Kartosuro.



Tonton video Kementerian PUPR Proaktif Tangani Sekolah Ambruk:

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)