Komplotan Rampok Truk di Demak, Sopir Disekap dan Dibuang di Salatiga

Komplotan Rampok Truk di Demak, Sopir Disekap dan Dibuang di Salatiga

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 21:06 WIB
Polda Jateng ungkap kasus perampokan modus buang sopir truk, Rabu (20/11/2019). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Polda Jateng ungkap kasus perampokan modus buang sopir truk, Rabu (20/11/2019). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Komplotan perampok truk dengan modus membuang sopir dan menjual muatan dibekuk Polda Jateng. Komplotan itu diketahui dikendalikan oleh narapidana.

Pelaku yang ditangkap yakni Ali Jayadi alias Bakri (38) warga Jombang, Suprapto alias Yanto (37) warga Mojokerto dan Iksan alias Tarigan (38) warga Medan yang bertindak sebagai eksekutor.

Kemudian berinisial W alias Wage (55), narapidana yang mendekam di Lapas Pati dan J (55) narapidana penghuni Lapas Kelas 1 A Semarang. Keduanya merupakan pengendali dan mencari penadah barang curian.

Perampokan terjadi di Jalan Lingkar Demak, Desa Kendaldoyong, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, pada Minggu (4/11) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu korban yaitu sopir bernama Philipus Minta sedang mengantar onderdil dari Surabaya ke Jakarta. Ketika menepi untuk istirahat tidur, tiba-tiba ia disekap.


"Pada saat korban terlelap tidur, ada yang menaiki truk dan korban langsung dibekap. Lehernya dicekik, matanya diikat ditutupi lakban, serta tangan dan kakinya juga diikat," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Rabu (20/11/2019).

Korban selanjutnya dibawa ke daerah Tingkir Salatiga dan dibuang. Para pelaku kemudian membawa barang muatan truk dan dijual.

"Korban dibuang ke tepi jalan daerah situ. Sedangkan kendaraan korban dibawa para pelaku di tempat aman, kemudian barang-barangnya dipindahkan untuk dijual para pelaku. Nilainya mencapai Rp 400 juta," tandasnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2