Geledah Rumah di Gunungkidul, Polisi Sita Senjata Rakitan-Bahan Peledak

Pradito Rida Pertana - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 18:31 WIB
Rumah yang digeledah polisi di Playen, Gunungkidul, Rabu (20/11/2019). Foto: Pradito Rida Pertana
Gunungkidul - Polisi menggeledah rumah di Dusun Ngunut Tengah, Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Dari rumah yang dihuni Markino (47) warga asal Purworejo itu, polisi mengamankan senjata tajam, senjata rakitan hingga bahan peledak.

Ketua RW 02 Dusun Ngunut Tengah, Sunarto, mengatakan bahwa ia bersama ketua RT 12 dan kepala desa Ngunut diminta polisi menjadi saksi saat penggeledahan rumah Markino. Dia mengungkapkan, di dalam rumah tersebut banyak ditemukan bahan peledak yang berada di dalam panci.

"Setahu saya yang dibawa oleh petugas itu antara lain panci, ada panci-panci sekitar ada 4 kalau ndak salah, kemudian bahan-bahan peledak itu. Jadi yang sudah dirakit itu ada 4 (bom panci), yang belum (bahan peledak) ada di beberapa plastik. Yang sudah siap dirakit kemudian sudah dibawa petugas," katanya saat ditemui di rumahnya, Rabu (20/11/2019).

"(Bahan peledak itu ditemukan) di dalam kamar, semua di dalam rumah. Kemudian yang diamankan termasuk panci-panci itu di sekitar kamar. Panci itu dalamnya ada bahan-bahan peledak, ada kabel-kabelnya," sambung Sunarto.


Lanjut Sunarto, penemuan 4 bom panci itu membuat polisi memasang garis polisi di Jalan Dusun Ngunut Tengah. Hal itu karena salah satu panci terpaksa diledakkan.

"Itu (ledakan) katanya petugas karena penjinakan, karena yang satu (bom panci) kan sudah siap meledak, kemudian dijinakkan. Kemudian yang 3 (bom panci) dibawa ke Yogyakarta. Saya tadi lihat juga yang meledakkannya di depan rumah Markino," ucapnya.

Selain bahan peledak, Sunarto menyebut ada beberapa barang lagi yang diamankan polisi. Seperti senjata dan beberapa buku.


"Yang diamankan lagi antara lain senjata rakitan ada satu kalau ndak salah. Kemudian senjata angin laras panjang itu ada satu, kemudian ada beberapa peluru, 4 kalau tidak salah. Terus ada senjata tajam jenis pedang yang panjang ada satu, busur dan anak panah," katanya.

"Untuk busur dan anak panah diamankan di rumah depan (rumah mertua Markino), yang (rumah) belakang yang bahan peledak, di sekitar kamarnya itu. Terus tadi ada juga buku 4 buah, saya sempat baca sekilas tadi itu," imbuh Sunarto. (rih/rih)