detikNews
2019/11/20 15:44:04 WIB

FX Rudy Setuju Pilkada Tak Langsung: Tapi yang Korup Dihukum Mati, Biar Kapok

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
FX Rudy Setuju Pilkada Tak Langsung: Tapi yang Korup Dihukum Mati, Biar Kapok Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo setuju wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD. Pilkada tidak langsung dianggapnya dapat mencegah tindakan korupsi kepala daerah.

Namun Rudy mengatakan peluang korupsi memang masih ada walaupun dilakukan Pilkada tidak langsung. Untuk itu dia mengusulkan agar kepala daerah pilihan DPRD yang korupsi dihukum mati.

"Nyatanya sekarang banyak kepala daerah yang dipenjara karena korupsi. Tapi kalau pilihan dari DPRD masih ada yang korupsi, jangan dihukum penjara tapi hukum mati biar kapok," kata Rudy, Rabu (20/11/2019).


Menurutnya, Pilkada langsung membuat calon kepala daerah menghabiskan banyak dana untuk kampanye. Akhirnya mereka mencari pendapatan lain secara ilegal saat menjabat kepala daerah.

"Gaji kepala daerah itu Rp 6 juta, ditambah pendapatan lain resmi sekitar Rp 100 jutaan lah. Tetapi untuk sosial saja kurang itu. Kalau jadi bupati atau wali kota tapi tidak punya komitmen dan jiwa melayani ya pasti korupsi," katanya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com