Jenazah di Blora Diantar Naik Sepeda, Kades: Itu Wasiat Almarhumah

Arif Syaefudin - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 14:08 WIB
Jenazah diantar ke makam menggunakan sepeda. (Foto: tangkapan layar video viral warga)
Jenazah diantar ke makam menggunakan sepeda. (Foto: tangkapan layar video viral warga)
Blora - Sebuah video viral di media sosial merekam pengantaran jenazah di Blora menggunakan sepeda kayuh. Kepala desa setempat menjelaskan, prosesi itu terjadi karena menjalankan wasiat almarhumah.

Diketahui, video tersebut direkam warga di Desa Cokrowati, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jateng. Sedangkan yang meninggal adalah Suparni, usia 80 tahun, warga desa setempat.

Kepala Desa Cokrowati, Edi Sutrisno, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Mbah Parni, kata Edi, meninggal dalam usia lanjut pada Senin (18/11) kemarin dan dimakamkan pada hari itu juga.


Edi mengatakan menuturkan bahwa pihak keluarga hanya berusaha untuk memenuhi wasiat dari almarhumah, yang ingin jenazahnya diantar ke makam dengan cara dibonceng sepeda.

"Almarhumah bernama Suparni. Beliau berwasiat sebelum meninggal, jikalau nanti beliau sudah meninggal tidak menginginkan jenazah dipikul melainkan dinaikkan sepeda oleh keponakannya yang bernama Murtado," terang Edi saat dihubungi detikcom, Selasa (19/11/2019).

Seperti yang telihat dalam video warga yang viral, jenazah Mbah Parni diantar dengan cara diletakkan di boncengan sepeda. Sepeda itu lalu dituntun oleh Murtado, keponakan almarhumah, menuju makam desa setempat. Jaraknya rumah duka ke pemakaman tidak terlalu jauh, hanya sekitar 500 meter.

Nampak Murtado menuntun sepeda dengan sangat pelan dan berhati-hati, diiringi ratusan pelayat yang ikut mengantar. Beberapa orang nampak memegangi peti jenazah agar tidak jatuh. Setelah mendekati pintu makam, peti jenazah baru diambil dari boncengan sepeda lalu dipikul oleh para pelayat untuk dibawa masuk ke makam. (mbr/mbr)