detikNews
Sabtu 16 November 2019, 18:35 WIB

Hujan Disertai Angin, Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Klaten

Achmad Syauqi  - detikNews
Hujan Disertai Angin, Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Klaten Pohon trembesi tumbang dan menutup jalan di Desa Kranggan, Polanharjo, Klaten, Sabtu (16/11/2019). Foto: Achmad Syauqi/detikcom
Klaten - Hujan disertai angin kencang menerjang wilayah bagian utara Kabupaten Klaten. Pohon yang tumbang memutuskan akses jalan desa dan kabupaten.

"Angin bertiup dari selatan kemudian berputar dan balik dari utara. Hujan juga cukup deras di wilayah utara," kata Kades Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Gunawan, Sabtu (16/11/2019).


Menurut Gunawan, hujan mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB. Hujan cukup deras sekitar satu jam. Namun di tengah hujan disertai angin kencang. Angin menerpa permukiman dan sawah.

Dua pohon besar di jalan desa ambruk dan memutus akses dengan Desa Sidomulyo, Kecamatan Delanggu.


Hujan Disertai Angin, Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di KlatenHujan angin di Klaten tumbangkan pohon di sejumlah titik, Sabtu (16/11/2019). Foto: Achmad Syauqi/detikcom

Selain merobohkan pohon trembesi, kata Gunawan, angin merusak genting rumah warga. Beruntung tidak ada korban luka. Pembersihan dilakukan warga setelah hujan reda sekitar pukul 16.00 WIB secara manual.

Selain di Desa Kranggan, pohon tumbang terjadi di ruas Jalan Janti-Tegalgondo, Kecamatan Wonosari. Akses jalan tersendat untuk evakuasi.

Di Jalan Pakis-Daleman, Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari, dahan pohon mahoni berdiameter 30 sentimeter patah. Dahan menutup akses jalan ke arah Kabupaten Sukoharjo.

Kabel telepon yang melintang di jalan membuat lalu lintas macet. Sedangkan di Dusun Pakis, Desa Boto, Kecamatan Wonosari, sebatang pohon nangka ambruk menimpa warung dan dua pohon roboh di persawahan.


Triyono, warga Desa Boto, Kecamatan Wonosari, mengatakan hujan deras dan angin cukup kencang. Pohon dan dahan yang rapuh tidak kuat.

"Untungnya saat dahan patah tidak ada pengguna jalan melintas. Hujan baru kali ini cukup deras dan angin kuat," terangnya.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianto, menjelaskan pendataan masih dilakukan. Hujan dan angin terjadi di wilayah utara.



Simak juga video "Turunnya Hujan dan Harapan Warga Palembang Terbebas Asap" :

[Gambas:Video 20detik]


(rih/rih)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com