detikNews
Sabtu 09 November 2019, 22:15 WIB

Meriahnya Berebut Berkah dari Festival Ampyang Maulid di Kudus

Akrom Hazami - detikNews
Meriahnya Berebut Berkah dari Festival Ampyang Maulid di Kudus Festival Ampyang Maulid di Kudus. (Foto: Akrom Hazami/detikcom)
Kudus - Ribuan warga larut dalam kemeriahan Festival Ampyang Maulid di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (9/11/20219). Beragam penampilan peserta yang menarik perhatian, diperlihatkan dalam kirab.

Festival diisi dengan kirab. Adanya replika naga raksasa hingga replika badak berukuran besar. Tinggi replika mencapai 5 meter. Saking tingginya, hampir saja kepala replika naga mengenai kabel yang melintas di atas jalan.

Ada juga replika bandeng, kepiting, burung, dan lainnya. Tidak sedikit peserta kirab mengusung gunungan jajanan atau bungkusan nasi.
Meriahnya Berebut Berkah dari Festival Ampyang Maulid di KudusFestival Ampyang Maulid di Kudus. (Foto: Akrom Hazami/detikcom)

Puncaknya adalah ribuan warga berebut nasi kepel, tepat di depan Masjid Wali. Begitu pembacaan doa selesai, warga langsung meringsek berebut nasi kepel. Panitia bersama petugas jaga mengambil nasi kepel dari gunungan, kemudian dibagikan.


Nasi kepel ampyang adalah nasi berisikan nasi lengkap dengan kerupuk dan sayur yang dibungkus daun jati serta lauk ikan bandeng, telur, serta tahu dan tempe.

Wahyu Haryanti, Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kabupaten Kudus menjelaskan Festival Ampyang Maulid merupakan kegiatan sebagai peringatan datangnya hari besar Maulid Nabi. Yang mana jatuh pada hari ini.

"Festival Ampyang Maulid dilestarikan dan jadi agenda rutin tahunn di Desa Loram Kulon. Ini salah satu desa wisata. Ini harus kita apresiasi, dilestarikan," kata Wahyu di lokasi acara.

Meriahnya Berebut Berkah dari Festival Ampyang Maulid di KudusFestival Ampyang Maulid di Kudus. (Foto: Akrom Hazami/detikcom)

(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com