Diduga Keracunan CO2 Saat Bersihkan Sumur, 2 Santri di Magelang Tewas

Diduga Keracunan CO2 Saat Bersihkan Sumur, 2 Santri di Magelang Tewas

Eko Susanto - detikNews
Selasa, 05 Nov 2019 17:23 WIB
Lokasi sumur yang berada di kompleks Ponpes Nurul Ali, Sempu, Ngadirojo, Secang, Kabupaten Magelang, Selasa (5/11/2019). (Eko Susanto/detikcom)
Lokasi sumur yang berada di kompleks Ponpes Nurul Ali, Sempu, Ngadirojo, Secang, Kabupaten Magelang, Selasa (5/11/2019). (Eko Susanto/detikcom)
Magelang - Dua santri Pondok Pesantren Nurul Ali, Sempu, Ngadirojo, Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, meninggal saat membersihkan sumur. Kedua korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

Kedua korban adalah Abdul Kodim (25), warga Bojong, Mangli, Kaliangkrik, dan Adi Usman (21), warga Gumuk, Muneng, Pakis, Kabupaten Magelang. Mereka membersihkan sumur yang berada di kompleks ponpes karena saluran air mati.

Sumur yang dibersihkan itu memiliki kedalaman sekitar 15 meter dan diameter 1 meter. Sumur yang berada di kompleks ponpes rencananya dibersihkan bertiga oleh Adi, Kodim, dan Muh Thohar (24). Saat itu, yang pertama turun membersihkan Adi, kemudian berteriak minta tolong, dan Kodim turun bermaksud menolongnya, sedangkan Muh Thohar ada di atas.

"Mulai dibersihkan pukul 11.30 WIB. Pertama yang turun Adi. Kemudian Adi teriak-teriak minta tolong, nggak kuat. Terus Kang Odim turun mau menolong. Udah begitu. Ya mau membersihkan," kata Muh Thohar kepada wartawan saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (5/11/2019).


Membersihkan sumur, kata dia, telah direncanakan sejak kemarin, tapi baru dilaksanakan tadi. Muh Thohar, yang mengetahui kejadian tersebut, kemudian melaporkan kepada pengasuh ponpes.

Lalu laporan diteruskan ke Polsek Secang dan Damkar Kabupaten Magelang, yang memiliki alat untuk mengevakuasi korban. Adapun proses evakuasi dilakukan oleh petugas Damkar Kabupaten dan Kota Magelang.

"Laporan masuk sekitar pukul 12.15 WIB, kemudian segera meluncur ke sini. Selesai pukul 14.00 WIB, evakuasi sudah selesai semua. Biasanya sumur pompa itu di dalamnya ada gas asam arang (CO2)," kata Komandan SAR Kabupaten Magelang, Heri Prawoto.


Setelah dievakuasi, kedua korban dibawa menuju RSJ Prof Dr Soerojo Magelang untuk divisum. Kemudian kedua jenazah dibawa kembali ke ponpes untuk disucikan dan disalatkan.

Kapolsek Secang AKP Purwanto mengatakan kedua korban ini berinisiatif membersihkan sumur agar airnya bisa disedot.

"Ketika itu korban rembukan berinisiatif untuk menguras sumur. Dengan tangga, kemudian tangga diikatkan dengan tiang," kata Purwanto di RSJ Prof Dr Soerojo Magelang. (rih/rih)