Pikat Anak Muda untuk Bertani Lewat Jogja Youth Farming

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 20:28 WIB
Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

"Hasil pertanian di sini organik semua, mulai dari cabai, bawang merah, kangkung, daun kemangi, bayam dan pare ulo. Terus untuk perikanan ada ikan nila, ikan gabus dan belut," katanya.

Selain itu, terdapat pula turahan store yang berfungsi sebagai tempat edukasi untuk mengolah sampah menjadi hasil kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Menurutnya, hal itu dapat mendongkrak sektor perekonomian masyarakat, khususnya di Desa Argomulyo.
Jogja Youth Farming di BantulJogja Youth Farming di Bantul Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

"Kami juga sudah panen selama 4 kali (untuk sayuran), dan hasil panennya dijual lewat online. Jadi sayur itu dikemas secara menarik lalu dijual online. Kenapa online? Karena harganya bisa lebih tinggi dan peminatnya cukup banyak kalau jual lewat online," sambung Tugiyanto.

Tugiyanto menambahkan, dengan adanya tempat untuk mengembangkan sektor pertanian, perikanan, edukasi dan wisata ini dapat menambah minat anak muda untuk berkecimpung di sektor pertanian.

"Kedepannya akan dikembangkan juga untuk peternakan. Jadi di sini bisa untuk bertani, berternak, wisata sekaligus mengedukasi masyarakat akan pentingnya regenerasi petani," katanya.

Halaman

(bgs/bgs)