Pemkab Pekalongan Akui Sempat Ada Saldo Nol di Rekening Penerima BPNT

Robby Bernardi - detikNews
Selasa, 29 Okt 2019 19:30 WIB
Foto: Robby Bernardi/detikcom
Foto: Robby Bernardi/detikcom
Kabupaten Pekalongan - Pemkab Pekalongan mengakui sempat terjadi masalah dalam penyaluran program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Rekening penerimanya sempat mengalami saldo nol hingga berbulan-bulan. Pemkab juga mengakui tersebut. Begini penjelasannya.

Penyaluran BPNT kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dimulai sejak Oktober 2018. Namun pencairannya sering molor. Bahkan rekening beberapa keluarga target di Kabupaten Pekalongan sering mengalami kekosongan saldo hingga berbulan-bulan.

Kasmira (40), warga di Kecamatan Sragi, misalnya, mengaku hanya bisa menikmati BPNT tiga bulan di awal program tersebut. Sejak Januari 2019 sampai sekarang dia belum mendapatkanya.

"Ya hanya tiga bulan saja mendapatkan sejak saya memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Bulan pertama mendapat beras dan telur," kata Kasmira saat ditemui detikcom di rumahnya, Selasa (29/10/2019) sore.

Pada bulan kedua dan ketiga dirinya hanya mendapatkan beras tanpa telur. Sedangkan di bulan keempat, saldo KKS nol tidak bisa untuk membeli beras di E-Warong hingga saat ini.

Sempat dia menanyakan kepada petugas pendamping. Jawabannya, ia diminta menunggu bulan berikutnya. "Biasanya kosong sampai tiga hingga empat bulan saja dan bulan keempat terisi dirapel. Jadi berasnya sampai 30-40 kg sekali ambil," katanya.

"Tanggal berapa turunnya (bantuan) tidak dipastikan. Kalau saldo kosong ya ambilnya bulan depan, tanggalnya tidak tahu," Kata Aminah, salah satu KPM lainnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2