Obat Ilegal dan Kedaluwarsa Senilai Rp 3 M Dimusnahkan di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 29 Okt 2019 11:27 WIB
Obat ilegal dan kedaluwarsa senilai Rp 3 miliar dimusnahkan di Semarang. (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang mengamankan barang bukti senilai Rp 3,12 miliar selama 2019 hingga Oktober. Ada 14 pelaku dan 5 di antaranya berstatus tersangka dan diproses hukum.

Berbagai barang bukti itu dimusnahkan siang ini di kantor lama BBPOM Semarang, Jalan Madukoro. Kepala BBPOM Semarang Safriansyah mengatakan ada tiga kategori barang bukti yang sudah diamankan tersebut.

"Total produk ilegal yang dimusnahkan oleh BPOM di Semarang senilai Rp 3.126.000.000. Pemusnahan dilakukan secara simbolis dan sisanya dilakukan pemusnahan dengan menggunakan jasa perusahaan pemusnah limbah di Karawang," kata Safriansyah, Selasa (29/10/2019).


Pemusnahan secara simbolis dilakukan dengan membakar menggunakan insinerator mobile dan digilas. Barang tersebut merupakan barang ilegal dan kedaluwarsa.

Safriansyah menyebut ada lima tersangka yang sudah diproses hukum dengan inisial AF dari Demak, OMG dari Semarang, SM dari Kebumen, S dari Kebumen, dan AK dari Semarang. Kasus mereka adalah obat tradisional ilegal dan kosmetika ilegal.

Obat ilegal dan kedaluwarsa senilai Rp 3 miliar dimusnahkan di Semarang.Obat ilegal dan kedaluwarsa senilai Rp 3 miliar dimusnahkan di Semarang. (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

"Tahun ini total ada 14 perkara dengan 14 pelaku. Yang sudah proses hukum lima tersangka," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2