Ricuh di Mandala Krida Yogya, Polisi: Sudah Kondusif

Ricuh di Mandala Krida Yogya, Polisi: Sudah Kondusif

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 21 Okt 2019 22:02 WIB
Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Yogyakarta - Kericuhan usai laga sepak bola antara PSIM melawan Persis Solo di Stadion Mandala Krida Yogyakarta merembet hingga luar stadion. Akibatnya, satu unit mobil polisi yang terparkir di luar Stadion terbakar.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Armaini mengatakan pasca kericuhan, situasi di Stadion Mandala Krida telah berangsur-angsur kondusif. Ia juga menyebut para penonton sudah pulang meninggalkan Stadion.

"Sudah pada cair, sudah pulang semuanya," ucapnya saat ditemui wartawan di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019).

Mengenai adanya mobil polisi yang terbakar, Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Armaini membenarkan hal tersebut. Ia juga menyebut ada beberapa kendaraan milik Kepolisian yang juga mengalami kerusakan.

"Ya yang itu (mobil terbakar) diapain, dan yang ini (mobil mengalami kerusakan) kira-kira diapain?," ucapnya saat ditemui wartawan di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019).

"Ada juga truk (polisi) yang kacanya dipecahi. Tapi yang paling mencolok ini (dua mobil dinas polisi yang satu terbakar dan satu terbalik), ini rusak berat, yang tingkat kerusakannya 100 persen dan yang satu lagi mungkin 80 persen," imbuhnya.

Terkait penyebab terbakarnya mobil tersebut, Armaini mengaku polisi akan menyelidikinya. Sedangkan mengenai jumlah fasilitas milik polisi yang mengalami kerusakan, Armaini mengaku belum bisa mengungkapkannya secara pasti. Begitu pula dengan fasilitas di Mandala Krida yang mengalami kerusakan. Hal itu karena polisi masih melakukan pendataan.

"Lagi diinventarisir semua ya, semua lagi kita inventarisir," ujarnya.

Berkenaan dengan kejadian tersebut, Armaini mengaku akan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

"Ya semua itu nanti akan kita evaluasi ya, kita evaluasi. Kita nanti akan duduk semeja dengan panitia pelaksana juga, dengan pengelola stadion ini," ujar Armaini. (bgs/bgs)