detikNews
Senin 21 Oktober 2019, 12:11 WIB

23.760 Jiwa Terdampak Kekeringan di Jepara

Wikha Setiawan - detikNews
23.760 Jiwa Terdampak Kekeringan di Jepara Seorang warga Jepara, Jauharudin menunjukkan sumur di rumahnya yang kering. Foto: Wikha Setiawan/detikcom
Jepara - BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengungkap ada 23.790 jiwa yang terdampak kekeringan di Jepara. Puluhan ribu warga tersebut tersebar di 25 desa di Jepara.

"Jumlah itu terbagi 464 tangki yang sudah kami salurkan. Kalau data yang masuk ada 25 desa dan sekitar 23.790 jiwa yang terdampak kekeringan," ujar Arwin kepada wartawan, Senin (21/10/2019).

Sebanyak 25 desa yang kekeringan diantaranya adalah Desa Blimbingrejo, Tunggulpandean, Dorang, Bategede, Ngetuk, Raguklampitan, Pendem, Bucu, Kunir, Jlegong, Kedungmalang, Karangaji, Tedunan, Kaliombo, Mayong Kidul, dan Pancur.

Namun dari pantauan detikcom, sejumlah warga di luar daerah yang terdata juga mengalami kesulitan air bersih. Di antaranya warga di Desa Kedungsarimulyo dan Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan.

Jauharudin (25), warga Kalipucang Wetan mengatakan bahwa sumur miliknya sudah kering sejak tiga pekan lalu.


"Sudah tiga pekan tidak ada airnya," katanya kepada detikcom di rumahnya, Senin (21/11/2019).

Untuk kebutuhan makan dan minum, keluarganya memilih untuk membeli di warung. Sedangkan untuk kebutuhan mandi, keluarganya harus mengungsi di rumah kerabat.

"Tidak bisa memasak, jadi beli nasi di warung. Kalau mandi mengungsi di rumah kerbat yang punya sumur bor," lanjutnya.


Sedangkan warga lainnya, Handayani (21), yang tinggal di Desa Kedungsarimulyo menambahkan desanya merupakan perbatasan dengan Kabupaten Demak. Tiap musim kemarau, dia mengaku kesulitan mendapatkan air bersih.

"Kalau sudah lebih dari tiga bulan kemarau, sumur-sumur banyak yang kering. Kalau ada airnya sedikit," katanya.
(sip/sip)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com