detikNews
Rabu 16 Oktober 2019, 18:56 WIB

Mengaku Sebagai Polisi untuk Rayu Wanita, Warga Pati Diringkus

Arif Syaefudin - detikNews
Mengaku Sebagai Polisi untuk Rayu Wanita, Warga Pati Diringkus Haryanto (30), mengaku sebagai polisi untuk merayu wanita, Rabu (16/10/2019). Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Pati - Haryanto alias Ari (30), warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Pati harus berurusan dengan kepolisian. Ia diringkus lantaran mengaku sebagai polisi untuk merayu sejumlah wanita.

Modus polisi gadungan yang mengaku menjabat sebagai kanit reskrim itu terkuak setelah warga curiga terhadap gerak-gerik Haryanto. Berawal saat Haryanto berkunjung ke rumah Sugianto, warga Desa Wedarijaksa, Pati. Ia bermaksud untuk melamar AP (31), anak perempuan Sugianto.

"Awalnya pelaku datang ke rumah orang tua AP dengan maksud ingin melamar. Saat itu mengaku berprofesi sebagai anggota Polri yang bertugas sebagai Kanit Reskrim di Polres Kudus," kata Kapolsek Wedarijaksa AKP Teguh Heri Rusianto, Rabu (16/10/2019).


Salah satu warga yang penasaran atas pengakuan Haryanto lantas mencoba mencari tahu kebenarannya.

Setelah ditelusuri akun facebook milik Haryanto, ternyata ia bukanlah polisi. Sehingga kemudian dilaporkan ke Polsek Wedarijaksa.

"Setelah mendapat informasi bahwa tersangka bukan anggota polisi, warga lalu melapor ke Polsek Wedarijaksa. Anggota lalu mendatangi rumah Sugianto dan mengamankan pelaku," ujar Heri.



Kepada polisi, Haryanto mengaku modus yang ia lakukan agar mudah mendapatkan kenalan wanita untuk kemudian dipacari dan dikuras hartanya. Ia mencari kenalan lewat facebook dan sasarannya adalah wanita yang sedang bermasalah dengan rumah tangganya.

"Saat korbannya sedang galau, di situlah pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura memberi perhatian, kemudian setelah memiliki hubungan dekat, korban lalu diperdayai dengan berpura-pura pinjam uang atau pinjam kendaraan bermotor kemudian digadaikan," papar AKP Teguh.

Selama menyaru jadi polisi gadungan, Haryanto telah memperdayai tiga orang wanita.

"Sejauh ini dari pengakuan tersangka sudah ada tiga wanita yang jadi korbannya, dua orang warga Pati dan seorang warga Kudus," ungkapnya.


Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sebuah korek api berbentuk pistol yang selalu diselipkan di pinggang saat menjalankan aksinya agar korban semakin percaya.

"Tersangka ini sehari-harinya adalah pedagang jilbab keliling. Modal untuk jualan jilbab itu juga dari hasil tipu-tipu dari salah satu korbannya," imbuh Teguh.

Kini Haryanto ditahan di Mapolsek Wedarijaksa guna proses hukum lebih lanjut.
(rih/rih)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com