Diduga Gegara Beda Pilihan Kades, Akses Rumah Warga Diblokir

Diduga Gegara Beda Pilihan Kades, Akses Rumah Warga Diblokir

Arif Syaefudin - detikNews
Selasa, 15 Okt 2019 22:07 WIB
Warga bergotong royong membuatkan jalan baru bagi Darmin, Selasa (15/10/2019). Foto: Istimewa
Warga bergotong royong membuatkan jalan baru bagi Darmin, Selasa (15/10/2019). Foto: Istimewa
Rembang - Akses menuju rumah milik Darmin (50) warga RT 6 RW 2 Desa Kendalagung, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang diduga diblokir oleh tetangganya. Menurut Darmin, hal itu terjadi setelah pertanyaan dilontarkan salah satu tetangga yang masih memiliki hubungan dekat dengannya tentang Pilkades setempat.

Kepada detikcom, Darmin mengaku belum lama ini diberikan pertanyaan pilihan oleh tetangganya itu soal Pilkades. Darmin menjawab lebih memilih untuk tetap mendukung calon Kepala Desa Kaliagung nomor urut 2.

"Saya ditantang, mau pilih jalan apa pilih tetap mendukung nomor 2. Ya saya pilih tetap nomor 2, karena kan memang sahabat dekat saya. Makanya kemudian jalan masuk rumah saya ditutup ini," kata Darmin dihubungi melalui telepon, Selasa (15/10/2019).


Menurut Darmin, jalan masuk menuju rumahnya itu merupakan satu-satunya akses rumah selama ini. Hanya saja, jalan itu memang masuk area tanah milik tetangganya tersebut.

"Masih besan, masih saudara sama saya. Memang itu jalan lewat tanah punya dia. Ya mau bagaimana lagi karena itu akses saya keluar masuk selama ini, tanah punya dia, saya gak punya hak untuk melarangnya menutup jalan ini," akunya.

Mengetahui kondisi tersebut, sejumlah tetangga lainnya kemudian melakukan iuran dana untuk membuatkan Darmin akses jalan baru. Saat ini Darmin kembali dapat beraktivitas keluar masuk rumah.

"Kemarin ditutup, kemudian malamnya warga iuran dana, alhamdulillah ini sudah dibuatkan jalan bisa lewat lagi," imbuhnya.



Warga setempat, Nurudin membenarkan adanya konflik antar tetangga itu. Ia yang merasa prihatin dengan kondisi Darmin karena terisolir di dalam rumahnya sendiri kemudian menggalang dana.

"Saya kasihan sama Pak Darmin ini. Kemudian sepakat sama tetangga lainnya iuran, sekarang sudah bisa dilewati lagi jalannya meskipun buka jalur baru lagi," katanya.


Akses masuk rumah Darmin sebelumnya diblokir dengan sejumlah kayu yang dipasang melintang. Darmin sempat tidak bisa beraktivitas hingga akhirnya mendapat jalur baru hasil gotong royong warga lainnya. (rih/rih)