detikNews
2019/10/14 16:36:00 WIB

BNN Sita Sabu Senilai Rp 900 Juta dari Jaringan Magelang-Kebumen

Arbi Anugrah - detikNews
Halaman 1 dari 2
BNN Sita Sabu Senilai Rp 900 Juta dari Jaringan Magelang-Kebumen Jumpa pers ungkap kasus narkotika jaringan Magelang-Kebumen, Senin (14/10/2019). Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas mengungkap kasus narkotika jaringan Magelang-Kebumen yang melakukan transaksi di wilayah Kecamatan Sumbang, Banyumas. Peredaran narkotika di wilayah tersebut berlangsung sejak tahun 2018.

"Narkotika yang ada di wilayah Banyumas ini merupakan jaringan, yaitu jaringan Magelang dan Kebumen. Dari tahun 2018, pengiriman paket narkotika tersebut dilakukan dalam rentang waktu 1-2 minggu sekali tergantung habisnya," kata Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Benny Gunawan kepada wartawan di Kantor BNNK Banyumas, Senin (14/10/2019).

Kasus tersebut terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat akan adanya transaksi pada Minggu (6/10) pukul 18.00 WIB. Dari informasi tersebut, BNNK Banyumas di-backup BNN Provinsi dan mendapati mobil bernopol AA 9148 CT yang dicurigai membawa narkotika.

Setelah dilakukan pengejaran, petugas menemukan narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu dengan berat 45.64 gram dari dalam kendaraan tersebut. Barang haram itu disembunyikan dalam tempat minuman yang dibawa tersangka JSR (39), warga Magelang. Dari JSR berkembang ke tersangka lainnya yakni CH (42) dan BD (44), warga Purwokerto.


"JSR bertugas sebagai kurir berasal dari Magelang yang akan dipesan oleh CH yang juga kurir, disuruh juga dia oleh pengendali jaringan sekaligus diberikan imbalan Rp 2 juta. Dari pengembangan dituju lagi tersangka BD yang memesan sebanyak 15 pak. BD dan JSR sendiri merupakan residivis kasus yang sama dan telah bolak-balik masuk penjara," terangnya.

Dia memperkirakan total nominal sabu-sabu yang peredarannya berhasil digagalkan oleh BNNK Banyumas ini mencapai Rp 900 juta lebih.

"Misal harganya Rp 2 juta, 45 gram sudah Rp 900 juta. Hampir Rp 1 M ya, ini cukup besar untuk tingkat kabupaten. Jangan samakan dengan ibukota, Banyumas ini bisa dikatakan jarang," jelasnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com