Air Surut, Batuan Sungai Dipahat Jadi Patung

Imam Suripto - detikNews
Minggu, 13 Okt 2019 20:25 WIB
Foto: Imam Suripto/detikcom

Ada banyak patung yang dihasilkan dari kreatifitas Komarudin. Ada putri duyung, tengkorak, buaya dab lainnya. Patung putri yang sedang bersandar dibuat dari batu ukuran besar yang panjang. Demikian patung buaya dibuat dari batu yang lonjong yang ukurannya cukup besar.

"Kita kalau mau pahat batu dilihat ukurannya dulu. Ini pantasnya dibuat patung apa, biar mudah dalam pemahatan," ucap Komarudin.

Dia menambahkan, saat ini sedang mengerhakan sebuah patung ular sanca sepanjang 8 meter. Batu yang dipakai adalah batu panjang yang ditemui di dasar sungai ini.
karya senipahat di sungai Pemali Brebeskarya senipahat di sungai Pemali Brebes Foto: Imam Suripto/detikcom

Untuk menyelesaikan patung besar seperti putri duyung dan buaya, Komarudin menghabiskan waktu hingga 10 hari. Dalam mengerjakan patung ini, kadang dia dibantu oleh saudaranya.

Meskipun hanya iseng lanjut Komarudin, ukiran-ukiran patung yang sudah ia buat bersama kakaknya itu, setidaknya bisa menjadi kenang-kenangan. Dia menyadari patung patung ini akan hilang seiring datangnya musim hujan. Dimana saat hujan, permukaan air sungai akan naik dan menenggelamkan batu batu berikut patung patungnya.

"Misal musim hujan sudah mulai tiba dan Sungai Pemali ini arnya sudah mulai naik, ukiran-ukiran patung ini bisa jadi akan tenggelam atau hilang terbawa arus. Tapi, jika ternyata masih ada, setidaknya bisa untuk kenang-kenangan di masa yang akan datang," harap dia.
Halaman

(bgk/bgk)